BACK TO TOPIC
OPINI PENALAR
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dalam Kabinet Kerja 2014-2019
Pendampingan Tiga Tungku

Membangun Tanah Papua membutuhkan konsep pemikiran yang rasional dan komprehensif karena berbagai persoalan krusial yang tak kunjung terjawab. Persoalan Papua tidak sederhana sehingga memerlukan pendekatan yang lebih intensif.

Pertama, Analysis Strength, Weakness, Opportunity, Threat (SWOT) perlu dibuat oleh lembaga pendidikan tinggi  bidang sosial anthropology. Hal ini penting, sebagai kajian akademis sebelum melakukan misi pelayanan kemanusiaan ke daerah 3T (Terluar, Tertinggal, Terisolasi) khususnya di Tanah Papua.

Atas dasar kajian tersebut maka konsep pembangunan dan konsep-konsep antisipatif  dalam berhadapan dengan segala persoalan, seperti infrastruktur, sarana prasarana, SDM, SDA, dan lain lain bisa tertangani. Kalau langsung masuk tanpa kajian lebih dulu maka pasti akan terjadi benturan-benturan yang tak disangka muncul.

Kedua, konsep Tiga Tungku harus digunakan melalui pendekatan adat, tokoh agama dengan pihak pemerintah. Segala sesuatu dapat diselesaikan lewat pendekatan ini, sehingga siapapun yang bekerja di daerah 3T ini apalagi yang berasal dari luar Papua dapat terkontrol, terintegrasi, terkomunikasi baik lewat konsep tiga tungku ini. 

Dengan demikian Papua yang keadaan geografisnya terdiri dari gunung, lembah, hutan belantara yang merupakan tantangan berat dapat terjawab yang tentu saja membutuhkan proses dan waktu. Apakah yang dialami oleh Pak Patra sudah melalui tahapan yang saya uraikan diatas? Siapapun yang bekerja di Tanah Papua membutuhkan pendampingan via Tiga Tungku. (yed)

SHARE ON
close

PENALAR

PILIHAN REDAKSI

PENALAR TERPRODUKTIF

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia

Nanang Djamaludin

Direktur Eksekutif Jaringan Anak Nusantara (JARANAN), Konsultan Keayahbundaan dan Perlindungan Anak.

Ahmad Heri Firdaus

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)

FOLLOW US

Rekonsiliasi ala Amien Rais Tidak Beretik Demokrasi             Indonesia Butuh Rupiah Kuat             Pembangunan Kodim untuk Wilayah 3T Urgen             Harus Disesuaikan dengan Kebutuhan dan Ancamanya             Rekonsiliasi Transaksional Rusak Mental Bangsa             Tak Ada Rekonsiliasi Tanpa Power Sharing             Polisi Tunduk Pada Hukum             Inovasi Kebijakan yang Tidak Menjual             Kebijakan Tergantung Tujuan Awalnya             Kebaya Tak Perlu Dipertanyakan