BACK TO TOPIC
OPINI PENALAR
Pengamat Kebijakan Publik, Managing Partner PH&H Public Policy Interest Group
Resiko Petugas Sosial

Mantri Patra petugas medis dari Dinas Kesehatan Teluk Wondama, Papua. Status petugas medis yang bertugas menjadi penentu siapa yang bertanggung jawab atas penugasan dan penjemputan kembali pasca bertugas.

Sebagai petugas sosial tentu sudah tahu risiko yang akan ditanggung. Meskipun negara juga harus mengurus penyebab kematian petugas medis tersebut. Tetapi, sebagai petugas sosial kita sudah mengetahui risiko apa yang akan kta tanggung.

Keterlambatan penjemputan petugas medis ini menjadi tanggung jawab yang menugaskan, dalam hal ini Dinas Kesehatan Teluk Wondana. Alasan keterlambatan ini juga harus ditelurusi lebih jauh sesuai dengan kontrak kerja, apakah penjemputan harus menggunakan helikopter, darat atau sungai misalnya. Jika helikopternya rusak berarti harus tunggu diperbaiki. Jika petugas sosial pulang sendiri dengan upaya sendiri tentu menyalahi aturan kontrak, karena kontrak ditandatangani oleh yang bersangkutan.

Solusinya adalah bahwa selanjutnya, institusi/lembaga yang mengirim petugas medis harus lebih terencana, mulai dari pengiriman, pergantian petugas hingga penjemputan kembali pasca bertugas.

Tetapi kembali lagi, kondisi dan risiko sebagai petugas sosial sudah diketahui oleh yang bersangkutan sesuai dengan kontrak karena petugas sosial banyak jenisnya, misalnya banyak tenaga pengajar yang juga mengabdi ke daerah pedalaman setelah lulus. (yed)

SHARE ON
close

PENALAR

PILIHAN REDAKSI

PENALAR TERPRODUKTIF

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia

Nanang Djamaludin

Direktur Eksekutif Jaringan Anak Nusantara (JARANAN), Konsultan Keayahbundaan dan Perlindungan Anak.

Ahmad Heri Firdaus

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)

FOLLOW US

Rekonsiliasi ala Amien Rais Tidak Beretik Demokrasi             Indonesia Butuh Rupiah Kuat             Pembangunan Kodim untuk Wilayah 3T Urgen             Harus Disesuaikan dengan Kebutuhan dan Ancamanya             Rekonsiliasi Transaksional Rusak Mental Bangsa             Tak Ada Rekonsiliasi Tanpa Power Sharing             Polisi Tunduk Pada Hukum             Inovasi Kebijakan yang Tidak Menjual             Kebijakan Tergantung Tujuan Awalnya             Kebaya Tak Perlu Dipertanyakan