1 Desember 1956, Bung Hatta Mundur dari Jabatan Wakil Presiden RI
berita

01 December 2018 16:30
Hari ini, tepat 62 tahun yang lalu, atau 1 Desember 1956, Mohammad Hatta atau lebih dikenal Bung Hatta secara resmi mengundurkan diri  sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia. Jabatan yang telah diembannya selama 11 tahun. 

Kekosongan jabatan Wakil Presiden RI ini ternyata tidak langsung diisi, kosong dalam waktu yang lama. Barulah pada 1973 jabatan ini diisi lagi oleh Sri Sultan Hamengkubuwono IX. Namun, itu tak lagi di era Presiden Sukarno tapi di era Presiden Soeharto, Orde Baru.

Banyak spekulasi yang merebak dibalik pengunduran diri Bung Hatta. Ada yang menilai, ini merupakan akumulasi dari beberapa konflik yang terjadi antara dia dengan Bung Karno, menyangkut beberapa pandangan politik, bahkan sejak zaman pergerakan sebelumnya.

Walaupun mereka berbeda dalam pandangan politik, tapi tidak membuat hubungan pribadi antara keduanya terganggu. Ini dibuktikan dimana Bung Karno menjenguk Bung Hatta ketika dikabarkan sakit, serta memintanya berobat ke Swedia. Sebaliknya Bung Hatta tidak menyerang Bung Karno secara frontal terkait perbedaan pandangan politiknya.

Mudah-mudahan ini dicontoh bagi politikus kita saat ini.

SHARE ON
OPINI PENALAR

PILIHAN REDAKSI

close

PENALAR

PILIHAN REDAKSI

PENALAR TERPRODUKTIF

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia

Nanang Djamaludin

Direktur Eksekutif Jaringan Anak Nusantara (JARANAN), Konsultan Keayahbundaan dan Perlindungan Anak.

Ahmad Heri Firdaus

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)

FOLLOW US

Rekonsiliasi ala Amien Rais Tidak Beretik Demokrasi             Indonesia Butuh Rupiah Kuat             Pembangunan Kodim untuk Wilayah 3T Urgen             Harus Disesuaikan dengan Kebutuhan dan Ancamanya             Rekonsiliasi Transaksional Rusak Mental Bangsa             Tak Ada Rekonsiliasi Tanpa Power Sharing             Polisi Tunduk Pada Hukum             Inovasi Kebijakan yang Tidak Menjual             Kebijakan Tergantung Tujuan Awalnya             Kebaya Tak Perlu Dipertanyakan