3 Desember 1984, Tragedi Bhopal yang Menewaskan Ribuan Jiwa
berita

03 December 2018 08:00
Watyutink.com – Hari ini, 34 tahun yang lalu, tepatnya 3 Desember 1984, terjadi Tragedi Bhopal yang menewaskan ribuan jiwa serta melukai antara 150.000 – 600.000 orang.

Tragedi ini diakibatkan keluarnya 40 metrik ton gas beracun, metil isosianat (MIC), secara tak sengaja dari pabrik pestisida Union Carbide yang terletak di kota Bhopal, di negara bagian Madya Prades di India.Penyebabnya keluarnya gas beracun ini adalah dimasukkannya air ke dalam tangki-tangki berisi MIC, yang kemudian bereaksi  menghasilkan banyak gas beracun dan memaksa pengeluaran tekanan secara darurat. Sementara itu mesin pendukung yang berfungsi untuk menetralisir gas beracun tersebut sedang dimatikan untuk perbaikan.

Berdasarkan penyelidikan ternyata standar keselamatan pabrik di India ini tidak dijalankan, dan standar operasinya tidak sama dengan standar yang ada di pabrik Union Carbide lainnya. Selain itu ada  dugaan hal ini terjadi sebagai bagian dari "prosedur penghematan" di pabrik itu.

Tragedi Bhopal merupakan musibah industri terburuk sepanjang sejarah dunia.

Tragedi ini sebagai peringatan bagi kita semua untuk tidak mengabaikan standar keselamatan, walaupun untuk langkah penghematan, karena akibatnya bisa fatal (merengut banyak korban jiwa). Jangan sampai kejadian ini terjadi lagi.

Safety First!

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia

Jerry Massie, Dr., M.A., Ph.D.

Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies

Yahya Agung Kuntadi, Ir., M.M.

Kepala Kantor UGM Kampus Jakarta, Institute of Research and Community LPPM UGM

FOLLOW US

Konsep Sudah Benar, Implementasinya Gagal             Tugas Terbesar Negara, Mencerdaskan Bangsa!             Indonesia Butuh Terobosan-terobosan Progresif Bidang SDM             Penekanan pada Memobilisasi Kapasitas Modal Manusia Lokal Secara Otentik             Meritokrasi vs Kabilisme             Kendalikan Harga Pangan untuk Menekan Inflasi             Utang Semakin Besar, Kemampuan Membiayai Pembangunan Berkurang             Perhatikan Belanja Non K/L yang Semakin Membesar             GBHN Isu Elite Politik Saja             Kepentingan Politik Lebih Menonjol