Air Dingin atau Air Hangat, Mana yang Lebih Baik Bagi Tubuh, Simak Penjelasannya Berikut Ini
berita
Sumberfoto: kompas.com
25 May 2021 16:30
Watyutink.com – Air adalah kebutuhan dasar manusia, seperti halnya makanan, konsumsi air sangat penting bagi manusia. Para ahli bahkan mengatakan kebutuhan akan minum bagi manusia lebih besar dibanding makanan. Tanpa makanan manusia bisa bertahan hingga satu pekan, sedangkan tanpa minum manusia hanya mampu bertahan paling lama empat hari.

Tak heran jika manusia sangat membutuhkan minum. Pasalnya sebagian besar tubuh manusia terdiri dari cairan. Sehingga minum air putih sangat diperlukan guna memenuhi kebutuhan cairan tubuh yang tidak sedikit.

Ada banyak jenis cairan yang bisa dikonsumsi. Namun para ahli menyebut yang paling baik dikonsumsi untuk memenuhi asupan adalah air putih. Ada dua jenis air putih yang kerap diminum, yakni air dingin dan air hangat. Keduanya diminum dalam kondisi berbeda. Banyak orang yang lebih menyukai minum air hangat lantaran dirasa lebih nyaman dan nikmat. Namun tidak sedikit yang memilih air dingin dengan alasan lebih segar dan lebh cepat menghilangkan dahaga.

Tahukah Anda, sebenarnya mana yang lebih baik untuk kesehatan, air hangat atau air dingin?

Pakar kesehatan hebal, dr Zaidul Akbar dalam unggahan di akun Instagramnya, menuliskan tentang perbedaan pengaruh minum air dingin dan air hangat bagi tubuh. Mengonsumsi air dingin memiliki beberapa keunggulan. Salah satunya lebih cepat mengatasi gerah dan mendinginkan suhu tubuh. Hal ini dirasakan terutama saat usai berolah raga. Saat itu biasanya tubuh akan mengalami peningkatan suhu. Saat itulah minum air dingin akan membuat suhu tubuh turun dan kembali normal dalam waktu cepat.

Air dingin juga berguna mengatasi heatstroke yakni kondisi tubuh yang mengalami peningkatan suhu secara drastis hingga 40 deajat selsius. Heatstroke seringkali terjadi akibat paparan suhu panas dari lingkungan sekitar di luar batas toleransi tubuhnya, seperti cuaca sedang sangat terik. Jika tidak segera diatasi, heatstroke bisa merusak organ penting seperti otak dan organ internal lainnya. Dalam kondisi tertentu bahkan bisa berakibat kematian.

Minum air dingin bisa membantu mengatasi heatstroke. Air dingin akan diserap dengan cepat oleh tubuh dibandingkan dengan air hangat. Hal ini berguna untuk mencukupi cairan tubuh saat cuaca panas. Itulah sebabnya saat cuaca sedang terik disarankan mengonsumsi air dingin.

Air dingin juga berguna membantu menurunkan berat badan. Pasalnya konsumsi air dingin mampu meningkatkan metabolisme tubuh dan membakar banyak kalori. Itulah sebabnya bagi Anda yang mengalami kelebihan berat badan, minum air dingin bisa menjadi alternatif menurunkan berat badan.  

Sedangkan minum air hangat menurut penulis buku Jurus Sehat Rasulullah (JSR) ini mempunya beragam manfaat. Salah satunya untuk membantu fungsi pencernaan. Minum segelas air hangat di pagi hari akan merangsang aliran darah menuju usus. Kebiasaan ini juga mampu mengaktifkan sistem pencernaan. Minum air putih hangat di pagi hari juga mempu mengatasi gangguan pencernaan seperti sembelit atau susah buang air besar.

Minum air hangat juga berfungsi sebagai detoks atau membuang racun dari tubuh. Pasalnya asupan air  hangat akan meningkatkan suhu tubuh yang merangsang keluarnya keringat. Hal inilah yang bisa membuang racun dari dalam tubuh melalui cairan keringat.

Minum air hangat juga berguna mengatasi nyeri dan peradangan, seperti nyeri sendi, otot, keram, dan nyeri saat menstruasi atau haid. Air hangat akan membantu meningkatkan aliran darah ke jaringan di seluruh tubuh. Air hangat akan membuat rasa nyeri reda dengan lebih cepat.

Dokter yang juga penghapal Al Quran ini menambahkan, minum air hangat juga mampu mengatasi berbagai gangguan kesehatan lainnya, seperti hidung tersumbat.

Sementara itu laman kesehatan The Health Site menuliskan, konsumsi air dingin atau air hangat sama-sama diperlukan tubuh. Namun perlu diperhatikan waktu yang tepat mengonsumsi keduanya. Ahli gizi, Neha Sanwalka menerangkan air dingin sebaiknya tidak diminum setelah makan. Pasalnya konsumsi air dingin akan menyebabkan tubuh kehabisan energi untuk meningkatkan suhu tubuh. Selain itu konsumsi air dingin setelah makan justru memperlambat proses pencernaan. Jika kerap dilakukan, hal itu akan menyebabkan tubuh mengalami gangguan pencernaan.

Sebaliknya air hangat sebaiknya tidak diminum saat tubuh mengalami peningkatan suhu, seperti setelah berolah raga atau kegiatan berat lainnya. Konsumsi air hangat akan menyebabkan suhu tubuh meningkat secara drastis. Saat cuaca panas lebih disarankan mengonsumsi air dingin agar proses pendinginan suhu tubuh berlangsung lebih baik.  

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF