Asam Urat Kambuh Saat Lebaran, Lakukan Pertolongan Pertama Berikut Ini
berita
Sumber Foto : halodoc.com
16 May 2021 16:15
Watyutink.com - Hari Raya Idul Fitri biasanya identik dengan makan-makan. Hal itu wajar lantaran sebelumnya selama sebulan penuh umat Islam melaksanakan ibadah puasa Ramadhan, tidak makan dan minum. Bahkan ajaran Islam mengharamkan orang berpuasa pada Hari Raya Idul Fitri, 1 Syawal. 

Saat Lebaran, berbagai jenis makanan disajikan. Aneka kue dan menu masakah khas lebaran disuguhkan di hampir semua rumah dalam menyambut kehadiran para tamu yang datang untuk bersilaturahmi. Meskipun pada Lebaran tahun ini acara silaturahmi atau halal bi halal tidak bisa dilakukan lantaran masih suasana pandemi Covid-19. 

Seringkali saat Lebaran seseorang jadi 'lupa diri.' Beragam sajian, baik makanan berat maupun ringan tampak menggoda untul dinikmati. Saat itulah banyak orang lupa kondisi tubuh yang seharusnya pantang makan beberapa jenis makanan. Salah satunya adalah orang yang mengidap penyakit asam urat. 

Akibatnya asam urat pun tiba-tiba kambuh. Penyakit yang kerap menyerang persendian ini akan menyebabkan penderitanya sulit bergerak. Saat asam urat kumat atau kambuh, persendian akan mengalami peradangan dan pembengkakan. Akibatnya persendian mengalami nyeri, kaku dan sulit digerakkan.

Saat itulah diperlukam cara-cara pertolongan pertama agar asam urat tidak semakin parah. Terlebih jika asam urat kambuh dimalam hari, saat klinik atau dokter sudah banyak yang tutup. Demikian pula apotek atau toko obat.

Tahukah Anda, apa saja pertolongan pertama saat asam urat kumat?

Penting bagi penderita asam urat melakukan pertolongan pertama. Pasalnya jika tidak segera ditangani nyeri yang dirasakan akan semakin parah. Bahkan seringkali disertai pembengkakan dan kulit menjadi kemerahan.

Itulah sebabnya penderita asam urat harus selalu menyediakan obat anti nyeri. Hal ini agar sewaktu-waktu kambuh atau kumat, nyeri akibat asam urat bisa segera diredakan.

Bisa juga dengan mengompres persendian yang sakit akibat asam urat dengan air dingin. Caranya, rendam kain atau handuk dalam air es. Bisa juga dengan memasukkan es batu dalam kantong plastik dan tempelkan di persendian yang sakit atau nyeri. Lakukan sekitar 10 atau 15 menit saja.

Saat terserang asam urat, angkatlah kaki ke atas. Cara ini terkesan sederhana tapi diyakini bisa membantu meredakan nyeri pada persendian. Mengangkat kaki akan lebih efektif jika disertai dengan mengompres persendian dengan air dingin atau es batu.

Penderita asam urat harus memperbanyak minum air putih. Pasalnya dehidrasi atau kekurangan cairan adalah salah satu penyebab serangan asam urat. Minum air putih akan membantu proses peluruhan zat asam urat dari dalam tubuh. Hal ini diharapkan bisa segera mengatasi serangan asam urat yang menyakitkan. Selain itu, kebiasaan mengonsumsi air putih dalam jumlah banyak juga bisa membantu menyehatkan ginjal.

Minum teh juga bisa membantu mengatasi serangan asam urat. Pasalnya teh memiliki sifat diuretik yang mampu meningkatkan keinginan untuk buang air kecil. Semakin sering buang air kecil, semakin banyak pula zat asam urat yang dikeluarkan dari dalam tubuh. Akibatnya nyeri akibat serangan asam urat akan lebih cepat reda.

Jika terpaksa harus berjalan atau beraktivitas jangan ragu untuk memakai tongkat. Hal ini akan membantu menurunkan tekanan dan rasa nyeri pada persendian. Penggunaan tongkat juga dapat membantu mempercepat pemulihan akibat serangan asam urat

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF