Awas, Osteoporosis Juga Menyerang di Usia Muda!
berita

30 July 2019 15:05
Watyutink.com - Osteoporosis atau lebih dikenal dengan pengeroposan tulang biasanya dialami oleh mereka yang telah berusia lanjut. Penuaan menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya osteoporosis. Tapi siapa sangka, ternyata osteoporosis juga bisa menyerang pada usia muda atau usia produktif.

Tahukah Anda penyebab terjadinya osteoporosis pada usia muda?

Osteoporosis adalah penyakit yang ditandai dengan hilangnya massa atau kepadatan tulang sehingga tulang menjadi rapuh terhadap trauma dan fraktur. Secara umum osteoporosis disebabkan karena kekurangan kalsium. Tanpa kalsium, tubuh tidak mampu membangun kembali sel-sel tulang baru selama proses remodeling tulang. Selain itu organ tubuh juga memerlukan kalsium untuk melakukan fungsinya, sehingga ketika organ tubuh memerlukan kalsium, mereka akan mengambil dari tempat penyimpaanan mineral di tulang. Hal ini jika dibiarkan, lama-kelamaan tulang akan menjadi rapuh karena persediaan kalsium dalam tulang semakin menipis.

Osteoporosis pada usia muda bukanlah suatu proses yang alami. Hal ini bisa terjadi karena gaya hidup yang kurang tepat sehingga membuat kualitas kepadatan tulang berkurang dan keropos sebelum waktunya. Hal ini sangat berbahaya mengingat usia muda merupakan usia yang kebanyakan waktunya dihabiskan untuk beraktivitas. Terkena osteoporosis usia muda dipastikan dapat menganggu aktivitas sehari-hari.
 
Kurang bergerak atau bermalas-malasan merupakan salah satu kebiasaan yang membuat osteoporosis. Semakin minim bergerak semakin tinggi pula risiko osteoporosis. Ketika melakukan aktivitas fisik seperti olahraga dapat melatih diri untuk menahan beban dan secara tidak langsung dapat mendorong kepadatan tulang. Oleh karena itu biasakan berolah raga setiap hari untuk melatih ketahanan tulang.

Selain itu, terlena dengan aktivitas di dalam ruangan dapat memicu risiko osteoporosis. Hal ini dikarenakan tubuh kekurangan vitamin D, dan sumber vitamin D yang paling besar berasal dari sinar matahari. Vitamin D berperan penting dalam menjaga kalsium dan mineral dalam tulang yang mana berperan dalam meningkatkan kepadatan tulang. Tubuh tidak dapat memproduksi vitamin D, sehingga sangat disarankan untuk melakukan aktivitas di luar ruangan untuk mendapatkan asupan vitamin D. 

Seperti diketahui, dunia kerja itu sangat identik dengan konsumsi kopi setiap hari. Namun, tanpa disadari, ternyata mengonsumsi kopi dapat juga memicu terjadinya osteoporosis. Hal ini dikarenakan kandungan kafein dalam kopi dapat mengurangi penyerapan kalsium dalam tulang. Oleh karena itu, penting untuk membatasi konsumsi kopi setiap harinya untuk menjaga penyerapan kalsium oleh tubuh.

Dunia pergaulan usia remaja, sangat rentan terhadap rokok dan alkohol. Kedua hal ini dapat memicu osteoporosis dikarenakan kandungan nikotin dalam asap rokok serta alkohol dapat mengurangi aliran darah ketulang, sehingga menghambat produksi sel pembentukan tulang dan mengahmbat penyerapan kalsium.

Selain itu mengonsumsi protein dan sodium berlebih mampu menyebabkan osteoporosis. Hal ini dikarenakan ketika tubuh mengonsumsinya berlebih, kelebihannya akan dikeluarkan lewat urine bersamaan dengan kalsium. Hal ini menyebabkan tulang kekurangan kalsium. 

Oleh karena itu, untuk mengatasi osteoporosis pada usia muda dapat dilakukan dengan cara menghindari hal-hal yang menyebabkan osteoporosis sedari dini. Memulai gaya hidup sehat dan memperhatikan asupan nutrisi penting untuk tetap menjaga kepadatan tulang. Selain itu bisa dimungkinkan untuk memasukkan suplemen kalsium jika dirasa masih kekurangan kalsium dari asupan makanan setiap hari. Tetapi konsultasikanlah dengan dokter suplemen kalsium yang cocok untuk kebutuhan tubuh Anda. (zaki)

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia

Jerry Massie, Dr., M.A., Ph.D.

Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies

Yahya Agung Kuntadi, Ir., M.M.

Kepala Kantor UGM Kampus Jakarta, Institute of Research and Community LPPM UGM

FOLLOW US

Konsep Sudah Benar, Implementasinya Gagal             Tugas Terbesar Negara, Mencerdaskan Bangsa!             Indonesia Butuh Terobosan-terobosan Progresif Bidang SDM             Penekanan pada Memobilisasi Kapasitas Modal Manusia Lokal Secara Otentik             Meritokrasi vs Kabilisme             Kendalikan Harga Pangan untuk Menekan Inflasi             Utang Semakin Besar, Kemampuan Membiayai Pembangunan Berkurang             Perhatikan Belanja Non K/L yang Semakin Membesar             GBHN Isu Elite Politik Saja             Kepentingan Politik Lebih Menonjol