Bagaimana Bisa Genggam Batu Tahan Keinginan BAB, Simak Penjelasannya
berita
Sumber Foto : pixabay
27 July 2021 17:00
Watyutink.com - Pernahkah Anda mendengar nasehat agar menggenggam batu saat ingin atau kebelet buang air besar (BAB). Nasehat ini terdengar aneh namun dilakukan banyak orang dan terbukti berhasil. Meski banyak pula yang gagal.

Cukup membingungkan memang. Pasalnya antara sebuah batu dengan keinginan BAB sejatinya tidak ada hubungannya. Itulah sebabnya banyak bertanya-tanya bagaimana bisa menggenggam batu bisa menahan atau meredakan keinginan ke kamar mandi.

Tahukah Anda, bagaimana hal itu bisa terjadi?

BAB sejatinya adalah upaya tubuh membuang sisa-sisa proses pencernaan. BAB secara normal dan lancar sangat diperlukan. Justru jika kesulitan BAB, kita harus segera tanggap lantaran ha itu adalah pertanda tubuh sedang mengalami masalah.

Namun terkadang keinginan ke kamar mandi terhalang berbagai situasi. Saat tengah mengemudi, dalam perjalanan, atau mengikuti kegiatan penting, seseorang terpaksa harus menahan keingnan BAB. Keadaan ini dipastikan menimbulkan rasa tidak nyaman.

Saat itulah mitos lama, yakni menggenggam batu kerap dijadikan jalan keluar. Seseorang akan mencari sebongkah batu dan menggenggamnya erat-erat. Keinginan buang air besar pun berangsur reda.

Dikutip dari laman doktersehat.com dijelaskan menggenggam batu tidak secara langsung mampu menahan keinginan buang air besar. Namun menggenggam batu bisa menciptakan sugesti kuat dalam pikiran agar keinginan BAB untuk sementara waktu ditahan, setidaknya sampai kegiatan yang diikuti berakhir.

Memang tidak ada penelitian ilmiah terkait tindakan tersebut. Namun kebiasaan menggenggam batu sudah menjadi kebiasaan turun temurun untuk menahan keingnan BAB. Sampai-sampai mitos itu dianggap dan dipercaya sebagai 'obat' saat ingin BAB.

Meski sugesti tersebut mampu meredam keinginan ke WC, para ahli menyarankan menahan keingnan BAB tidak menjadi kebiasaan. Pasalnya kebiasaan tersebut berisiko menimbulkan gangguan kesehatan, khususnya pada organ pencernaan. Bahkan bisa memicu kanker kolon atau usus besar.

Disebutkan bahwa kebiasaan menahan buang air besar bisa menyebabkan otot usus berkontraksi. Jika sering terjadi kondisi ini menyebabkan otot usus mengalami peradangan, pembengkakan, infeksi dan akibat paling fatal adala kanker. Itulah sebabnya saat ingin buang air besar sebaiknya segera dituntaskan.

Bagaimana jika benar-benar tidak memungkinkan ke WC untuk BAB?

Dibanding menggenggam batu, para ahli kesehatan lebih menyarankan mengubah posisi tubuh. Cobalah berdiri atau berbaring untuk mengurangi tekanan pada perut. Posisi ini bisa membuat pernapasan jadi lebih lancar dan meminimalisir dorongan untuk BAB.

Cara selanjutnya adalah dengan menegakkan otot anus dan mengulanginya beberapa kali, terutama saat keinginan BAB datang berulang-ulang. Cara tersebut bisa dikombinasikan dengan menyilangkan kaki.

Jangan panik, berusahalah untuk tenang dan santai. Panik hanya akan membuat keinginan buang air besar semakin kuat. Berusahalah mengalihkan perhatian dengan mendengarkan musik, main game di ponsel, membaca atau tidur. Pilihlah aktivitas yang tidak menguras energi, namun bisa membuat keinginan BAB teralihkan.

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF