Benarkah Air Kelapa Muda, Jeruk Nipis, dan Garam Bisa Sembuhkan Covid-19, Simak Penjelasannya
berita
Air Kelapa Muda, Jeruk Nipis dan Garam
16 December 2020 17:10
Watyutink.com – Beberapa hari belakangan, masyarakat dihebohkan dengan tersebarnya berita di media sosial (medsos) dan layanan pesan singkat WhatsApp tentang air kelapa muda yang mampu menyembuhkan Covid-19. Dalam pesan tersebut dikatakan,  air kelapa muda dicampur dengan air jeruk nipis dan garam bisa membuat virus corona atau Covid-19 hilang hanya dalam waktu satu jam.

Pesan yang tidak diketahui siapa pembuatnya itu mengartakan informasi tersebut berasal dari kerabatnya yang tinggal di Kota Bau-Bau, Sulawesi Tenggara. Pembuat pesar yakin campuran air kelapa muda, air jeruk nipis dan garam adalah obat  yang sangat ampur bagi virus corona. Itulah sebabnya ia meminta agar pesan tersebut diserbar luaskan.

Meski tidak ada penjelasan secara ilmiah, banyak pula orang yang percaya dengan informasi tersebut. Tidak sedikit orang yang langsung mempraktekkanya.

Tahukah Anda, benarkah air kelapa muda, air jeruk nipis, dan garam bisa sembuhkan virus corona?

Farmakolog Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Prof. Dr. Zullies Ikawati, Apt. mengatakan tidak ada bukti klinis dan akademis yang menyatakan, air kelapa muda,  jeruk nipis, dan garam bisa menjadi obat Covid-19. Zullies meminta masyarakat tidak mempercayai begitu saja informasi tersebut, sebelum ada bukti yang jelas.

Kalau pun ada yang sembuh setelah meminum air kelapa muda seperti yang disampaikan pesan itu, Zulies menyebutnya hanya kebetulan semata. Menurutnya untuk menemukan obat penyakit ternentu, termasuk Covid-19 bukan perkara mudah. Diperlukan penelitian mendalam untuk membuktikannya.

Selain itu menurut Zulies, untuk memastikan efek suatu terapi atau obat tentu harus ada disain dan pembandingnya. Jika hanya dilakukan oleh sekelompok orang tidak bisa dijadikan dasar. Pasalnya bisa jadi pada seseorang obat itu ampuh tapi tidak pada orang lainnya.

Sementara itu dikutip dari situs resmi Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 disebutkan, isu tentang obat virus corona yang terdiri dari jeruk nipis atau lemon dan garam adalah salah. Selain itu ada pula judul artikel sejenis yang disinyalir juga salah, seperti ‘Campuran Garam dan Air Hangat Mampu Hilangkan Virus Corona’,’Minum Banyak Air dan Berkumur dengan Air Hangat & Garam atau Cuka Dapat Menghilangkan Virus Corona Saat di Tenggorokan’, dan ‘Obat Virus Corona Ditemukan Hanya Berbahan Lemon dan Teh Hangat.’

Berdasarkan penjelasan tersebut, disimpulkan informasi melalui WhatsApp dan Medsos yang banyak beredar tentang obat Covid-19, termasuk campuran air kelapa muda, jeruk nipis, dan garam tidak benar atau hoaks. Konten tersebut dikatagorikan Misleading Content atau Konten yang Menyesatkan.

Terlepas dari informasi hoaks tentang obat Covid-19, sebenarnya air kelapa muda adalah bahan alami yang baik untuk kesehatan. Air kelapa diketahui mengandung vitamin dan mineral, seperti riboflavin, niasin, tiamin, piridoksin, folat, vitamin C, kalsium, zat besi, mangan, magnesium, dan seng. Selain itu air ini juga mengandung karbohidrat yang sangat mudah untuk dicerna dalam bentuk gula dan elektrolit, kalori yang rendah, natrium yang rendah, serta tinggi kalium. Kandungan kalium dalam air kelapa lebih tinggi dibandingan dengan empat buah pisang, serta kandungan mineralnya lebih baik dibandingkan dengan jeruk.

Secara umum manfaat dari air kelapa sendiri antara lain memperbaiki sirkulasi darah, membersihkan saluran pencernaan, meningkatkan kekebalan tubuh, mencegah terjadinya batu ginjal, menyembuhkan gangguan saluran kecing, meredakan rasa pusing akibat mabuk, dan masih banyak lagi. Selain itu air kelapa memiliki nutrisi yang lebih tinggi dibandingkan susu penuh (whole milk) karena tidak mengandung kolesterol dan rendah lemak.

Meskipun kaya akan manfaat, tapi seseorang dengan gangguan ginjal tidak direkomendasikan untuk mengkonsumsi air kelapa. Kandungan kalium dalam air kelapa justru akan membebani kerja ginjal. Hal ini otomatis akan memperburuk kondisi ginjal yang sebelumnya sudah mengalami gangguan.

Tidak hanya ginjal, kandungan kalium dalam air kelapa dapat memperburuk kondisi penderita jantung. Apabila kandungan kalium dalam darah meningkat atau biasa disebut hyperkalemia menyebabkan perubahan irama jantung dan dapat mengancam jiwa penderitanya.

Bagi penderita diabetes tidak disarankan untuk mengkonsumsi air kelapa. Dikarenakan air kelapa memiliki kandungan kalium dan gula yang cukup tinggi. Hal ini membuat kadar gula dalam darah sulit dikontrol. Penderita iritasi usus juga tidak disarankan mengkonsumsi air kelapa lantaran memiliki efek laxative yang dapat membahayakan penderitanya. Efek ini sama halnya dengan pencahar alami.

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

A.S. Laksana

Sastrawan, pengarang, kritikus sastra dan wartawan