Benarkah Berkeringat Dapat Keluarkan Racun dari Tubuh?
berita
Berkeringat
10 March 2020 08:00
Watyutink.com – Hampir semua orang beranggapan salah satu manfaat dari olah raga yaitu membuang racun dari dalam tubuh melalui keringat. Berkeringat memang baik untuk kesehatan, namun manfaatnya bukanlah untuk mengeluarkan racun dari dalam tubuh.

Tahukah Anda seberapa optimalkah keringat mengeluarkan racun dari dalam tubuh?

Menurut Joshua Zeichner, ahli dermatologi asal New York, keringat yang dikeluarkan oleh pori-pori kulit bukanlah untuk mengeluarkan racun secara optimal. Keringat muncul saat suhu dalam kondisi tidak stabil. Untuk menjaga tubuh, kelenjar keringat akan menguap melalui pori-pori dan membasahi seluruh kulit. Jadi manfaat utama dari keringat adalah untuk mendinginkan suhu tubuh dan memperlancar peredaran darah ke seluruh tubuh.

Dilansir dari Times of India, sebuah studi menunjukan jumlah racun yang dikeluarkan melalui keringat sangat kecil. Ketika berolah raga selama 45 menit mampu menghasilkan keringat sekitar satu sampai dua liter. Namun jumlah racun yang dikeluarkan tak sampai satu persen dari total racun dalam tubuh. Hal ini dikarenakan racun tidak dapat terlarut dalam air, sedangkan 99 persen keringat adalah air. Racun hanya akan terlarut dalam lemak.

Pada dasarnya tubuh memiliki organ yang memang berfungsi mengeluarkan racun dari dalam tubuh, yaitu hati dan ginjal. Salah satu fungsi organ hati yaitu memurnikan zat-zat yang masuk dalam tubuh, serta mengubah ammonia menjadi urea. Zat-zat yang berbahaya kemudian diangkut menuju ginjal dan dikeluarkan dari tubuh dalam bentuk urin.

Menurut National Health Service UK, terdapat beberapa langkah untuk menjaga fungsi hati dan ginjal. Antara lain minum air secara cukup, makan makanan sehat secara seimbang, menjaga tekanan darah, tidak merokok dan minum alkohol, menjaga berat badan, mencegah penularan virus hepatitis, mengkonsumsi makanan fermentasi, serta menghindari paparan racun seperti produk permbersih, produk aerosol, dan insektisida.

Apabila ingin fokus mengeluarkan racun dari tubuh, alangkah baiknya lebih memperhatikan kesehatan organ ginjal dan hati.

(Zc)

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Budi Arie Setiadi

Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Indonesia

Edgar Ekaputra

Pakar Industri Keuangan dan Ekonomi, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI

Lia KIan, Dr.

Staf Khusus Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila