Benarkah Diet Karbohidrat Menyehatkan?
berita

18 November 2018 13:00
Anda pernah mendengar istilah ‘Diet Karbohidrat’. Istilah yang merujuk pada kebiasaan menghindari makan makanan yang mengandung karbohidrat. Diet ini dilakukan lantaran menganggap karbohidrat adalah nutrisi yang perlu dihindari. 

Tapi tahukah Anda, sejatinya karbohidrat adalah karbohidrat termasuk nutrisi yang dibutuhkan tubuh. 

Bersama protein, karbohidrat merupakan zat gizi utama yang terdapat dalam makanan sehari-hari. Karbohidrat penting bagi tubuh manusia, antara lain sebagai bahan bakar utama bagi tubuh untuk menghasilkan energi yang dibutuhkan setiap aktivitas manusia.

Fungsi kedua untuk membatasi asupan kalori. Kandungan serat yang tinggi dari makanan yang mengandung karbohidrat akan membuat seseorang merasa kenyang. Dibandingkan lemak, karbohidrat juga mengandung lebih sedikit kalori. 

Ketiga, menjaga kesehatan jantung. Makanan berserat yang kaya akan karbohidrat mencegah kolesterol menumpuk dan menyumbat pembuluh darah yang dapat menyebabkan serangan jantung atau stroke.

Berikutnya adalah menjaga fungsi pencernaan dan otak. Mengonsumsi karbohidrat dalam jumlah cukup membantu mencegah masalah pencernaan seperti sembelit. Selain itu kabprhodrat dapat mengaktifkan sel-sel yang dimiliki oleh otak. 

Jadi, masihkah enggan mengkonsumsi karbohidrat? 

 

SHARE ON
OPINI PENALAR

PILIHAN REDAKSI

close

PENALAR

PILIHAN REDAKSI

PENALAR TERPRODUKTIF

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia

Christianto Wibisono

Analis Bisnis/ Pendiri Pusat Data Bisnis Indonesia (PDBI)

Yahya Agung Kuntadi, Ir., M.M.

Kepala Kantor UGM Kampus Jakarta, Institute of Research and Community LPPM UGM

FOLLOW US

Penangkapan Faisol Tidak Berdasar             Lembaga Negara Bukan Pemungut Upeti!             Cost Recovery Bukan dari APBN             Blok Masela, Akankah mengulang sejarah Freeport?             Kebutuhan Gas Dalam Negeri Harus Diutamakan             Blok Masela Jangan Diserahkan Sepenuhnya Kepada Asing             Hendaknya Jangan Berhenti pada Sisi Produksi             Konsumen Kritik Layanan, Seharusnya Dapat Penghargaan             Saatnya Perusahaan Old School Transformasi ke Dunia Digital             Temuan TPF Novel Tidak Fokus