Benarkah Menjadi Vegetarian Jadikan Tubuh Lebih Sehat, Simak Penjelasannya
berita
Vegetarian
11 December 2020 16:30
Watyutink.com – Kesehatan adalah sesuatu yang sangat penting. Hal ini mendorong berbagai pihak, terutama kalangan milenial sangat memperhatikan upaya menjaga kesehatan. Salah satunya dengan  meninggalkan bahan-bahan makanan yang dapat merugikan kesehatan tubuh pun semakin terasa. 

Kesadaran itu pula yang membuat banyak kaum milenial memilih menjadi vegetarian. Menghindari konsumsi daging dan makanan hewani dianggap sebagai bagian dari gaya hidup sehat. Kaum vegetarian pun memilih h hanya makan sayur dan buah serta meninggalkan daging, telur, atau ikan
 
Tapi, apakah benar menjadi vegetarian membuat tubuh lebih sehat?

Dari segi kesehatan, menjadi vegetarian memang banyak manfaatnya bagi kesehatan. Pasalnya buah dan sayur mengandung banyak mineral, vitamin dan nutrusi yang dibutuhkan tubuh. Selain itu kandungan serat yang sangat tinggi pada buah dan sayuran diyakini memberikan efek baik pada kesehatan. 

Di sisi lain mengonsumsi daging dan makanan yang mengandung unsur hewani diyakini dapat memicu berbagai penyakit kardiovaskuler. Itulah sebabnya daging merah harus dihindari.

Selama ini ada empat tipe vegertarian, yakni  lacto-ovo vegetarian, yakni mereka yang tidak mengonsumsi daging dan ikan tapi masih mengonsumsi telur dan produk susu.

Tipe kedua adalah lacto vegeratrian, yakni mereka vegetarian yang masih mengonsumsi produk susu tapi menghindri telursusu, daging, dan ikan. 

Tipe ketiga adalahovo vegetarian yang masih mengkonsumsi telur tetapi tidak mengkonsumsi produk susu, daging, dan ikan. Tipe terakhir adalah Vegan yang sama sekali tidak mengkonsumsi makanan yang berasal dari hewan seperti telur, produk susu, daging, dan ikan.

Meski menyehatkan, namun menjadi vegetarian tetap mempunyai risiko dan dampak negarif. Salah satunya kemungkinan mengalami kekurangan protein. 

Pasalnya sama sekali tidak mengonsumsi daging dan telur bisa mengakibatkan seseorang kekurangan protein. Seorang vegetarian sebaiknya memperbanyak konsumsi protein nabati yang bisa diperoleh dari tahu, tempe, buncis, kacang-kacangan.

Vegetarian juga berpotensi kekurangan vitamin B12. Pasalnya nutrisi ini tidak terdapat dalam buah dan sayuran. Vitamin B12 hanya terkandung dalam daging. Kekurangan vitamin B12 bisa menganggu sistem syaraf dan sintetis DNA. Selain itu, kekurangan vitamin B12  juga bisa menyebabkan anemia. 

Itulah sebabnya seorang vegetrian sebaiknya mencari asupan vitamin B12 dari sumber-sumber lain. Belilah produk vegan yang diperkaya dengan vitamin B12.
Ibu hamil sangat dianjurkan untuk tidak bergaya hidup vegetarian. 

Pasalnya janin sangat membutuhkan asupan vitamin dan mineral, seperti vitamin D, zat besi, kalsium, riboflavin, dan mineral lainnya. Beberapa mineral tersebut hanya bisa diperoleh dari mengonsumsi daging atau bahan makanan hewani lainnya. 

Selain tiga hal di atas, menjadi vegetarian juga akan menyulitkan Anda saat makan di luar rumah. Pasalnya saat ini belum banyak rumah makan yang mengkhususkan diri untuk kaum vegetarian. Seorang vegetarian bisa saja meminta restoran itu menyiapkan hidangan khusus untuk mereka.

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

A.S. Laksana

Sastrawan, pengarang, kritikus sastra dan wartawan