Benarkah Pemakaian Sabun Batangan Bersama-sama Bisa Tularkan Penyakit?
berita

07 February 2020 16:40
Watyutink.com – Saat ini dunia sedang digemparkan dengan penyebaran virus corona. Wabah penyakit yang berawal dari Wuhan, China ini dikabarkan telah menulari lebih dari 24 ribu orang di 26 negara. 600 orang diantaranya dilaporkan meninggal dunia.

Itulah sebabnya berbagai negara berupaya mencegah penularan virus corona. Selain itu negara-negara tersebut juga  menggalakkan pola hidup bersih. Salah satunya dengan menganjurkan mencuci tangan dengan sabun hingga bersih. Para ahli yakin, berbagai jenis virus dan bakteri akan mati jika terkaena sabun.

Namun bagaimana dengan sabun batangan. Beberapa pihak menyebut sabung batangan rentan dan berisiko menularkan penyakit. Pasalnya sabun batangan kerap digunakan bersama. Banyaknya tangan yang menyentuh sabun bantangan disinyalir menyebabkan kuman bisa berpindah dari satu orang ke orang yang lain.

Tahukah Anda, informasi tersebut benar atau tidak?

Pakar kesehatan asal Amerika Serikat (AS) Richard Klasco, M.D mengatakan tidak ada bukti yang menunjukkan sabun batangan bisa menjadi media penularan virus penyakit. Dilansir dari The New York Times, Klasco menjelaskan penelitian yang pernah dilakukannya pada 1965 menunjukkan sabun batangan tidak menularkan penyakit. Padahal dalam penelitiannya, Klaso sengaja mencemari tangannya dan beberapa penelitia lain dengan bakteri Staphylococcus dan E-Coli.  

Saat melakukan penelitian, mereka menggunakan sabun batangan secara bersama-sama. Hasilnya tidak ditemukan gangguan kesehatan pada Klasco dan peneliti lainnya. Justru penelitian tersebut membuktikan sabun batangan efektif menangkal infeksi, bakteri, dan virus, termasuk ebola.

Penelitian serupa juga pernah dilakukan pada 1988 menunjukkan hasil yang sama. 16 orang yang menjadi obyek penelitian tidak tertular kuman penyakit. Padahal sabun batangan yang mereka pakai bersama-sama telah diberi bakteri patogen seperti E-Coli dan Pseudomonan.

Namun para peneliti tidak bisa menyimpulkan sabun batangan lebih baik dibanding sabun cair. Para ahli hanya menyebut penggunaan sabun cukup efektif mencegah penularan penyakit karena virus atau kuman. Itulah sebabnya penggunaan sabun sangat dianjurkan, tak peduli apakah sabun cair atau batangan. Mencuci tangan menggunakan sabun sangat dianjurkan sebelum makan, sebelum menyentuh wajah, dan setelah keluar dari kaman mandi.

Ahli kesehatan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) AS atau Food and Drug Administration (FDA) Theresa M. Michele, M.D. mengatakan tidak diperlukan sabun khusus antibekteri untuk menjaga kebersihan. Pasalnya tidak ada penelitian yang membuktikan sabun khusus antibekteri lebih baik dibanding sabun biasa.

Bahkan menurut Theresa, kandungan triclosan dan triclocarbon dalam sabun antibakteri justu bisa menimbulkan dampat negatuf dalam jangka panjang.

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Budi Arie Setiadi

Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Indonesia

Edgar Ekaputra

Pakar Industri Keuangan dan Ekonomi, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI

Lia KIan, Dr.

Staf Khusus Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila