Benarkah Permainan Catur Termasuk Olah Raga yang Menyehatkan?
berita

05 April 2019 16:40
Watyutink.com – Siapa yang tidak mengenal permainan catur. Permainan ‘perang’ menggunakan bidak dan papan kotak-kotak ini sangat populer di penjuru dunia. Permainan ini banyak dimaikan mulai dari tingkat kampung dan pos hansip hingga para grand master.

Catur kini sudah dianggap sebagai salah satu cabang olah raga. Bahkan catur sudah dimainkan di ajang pesta olah raga dunia, Olimpiade.

Tapi, benarkah catur adalah olah raga yang menyehatkan?

Saat berbicara tentang olah raga, selalu terbayang dibenak kita permainan sepak bola, voli, bulu tangkis, tenis, atau kegiatan ‘berkeringat’ lainnya. Itulah sebabnya banyak yang menyangsikan catur adalah olah raga. Pasalnya permainan ini sangat minim gerakan apalagi menyebabkan tubuh berkeringat.

Padahal sejatinya bermain catur juga membuat organ tubuh manusia ‘bergerak dan berkeringat’. Organ tubuh itu adalah otak. Itulah sebabnya catur dikenal juga dengan sebutan olah raga otak. Banyak penelitian yang menjelaskan bahwa bermain catur dapat membantu perkembangan kemampuan otak. Selain itu catur juga membutuhkan banyak energi untuk mendukung konsentrasi dan keseriusan dalam memainnkannya.

Selain itu dalam bermain catur dibutuhkan pula strategi, layaknya bermain sepak bola atau basket. Strategi yang dibutuhkan adalah bagaimana menyerang dan bertahan. Itulah sebabnya catur juga disebut sebagai permainan strategi.

Seperti halnya olah raga fisik catur juga membawa manfaat bagi kesehatan, salah satunya menjaga kesehatan otak dan IQ. Seperti organ tubuh lainnya, otak perlu dilatih untuk mendapatkan perkembangan yang optimal. Berstrategi dalam permainan catur dapat mengaktifkan sel dendrit dalam otak. Aktivitas otak pun menjadi lebih koinsisten dengan bermain catur.

Sebuah penelitian menyebut rutin bermain catur selama empat bulan akan meningkatkan IQ secara signifikan. Pasalnya otak akan terbiasa melihat pola dan mampu memperhitungkan pengambilan keputusan yang ada dalam permainan catur.

Bermain catur juga bisa meningkatkan daya ingat. Itulah sebabnya catur bisa digunakan untuk mencegah seseorang  terjangkit alzheimer, sebuah penyakit yang menyebabkan penurunan daya ingat, kemampuan berpikir dan berbicara, serta perubahan perilaku.

Gejala awal dari alzheimer adalah mudah lupa, baik nama benda, kejadian maupun percakan yang sudah diucapkan. Catur diyakini sebagai terapi yang efektif untuk mencegah otak mengalami penurunan daya dan fungsi.

Catur juga membantu perkembangan kemampuan motorik seseorang yang pernah mengalami stroke. Aturan dan gerakan dalam permainan catur yang jelas serta jangkauan yang kecil sangat membantu memulihkan keakuratan gerakan. Selain itu, gerakan yang kompleks dibarengi dengan strategi dan latihan otak dapat membiasakan koordinasi antara otak dan gerakan motorik lebih cepat.

Bagian otak yang paling terakhir berkembang adalah korteks prefrontal. Area otak yang berlokasi di bagian depan kepala, belakang dahi, dan lobus frontal, bertanggung jawab atas banyak fungsi, termasuk kemampuan kognitif dan fungsi eksekutif. Fungsi ini berkaitan dengan kemampuan membedakan antara pemikiran yang bertentangan, menentukan baik-buruk, sama dan berbeda, serta konsekuensi masa depan dari sebuah keputusan.

Bermain catur akan melatih fungsi eksekutif dan kognitif menjadi lebih baik. Sehingga orang yang sering bermain catur akan lebih berani mengambil keputusan berisiko di kehidupan nyata.

SHARE ON
OPINI PENALAR

PILIHAN REDAKSI

close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PILIHAN REDAKSI

PENALAR TERPRODUKTIF

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia

Tabrani Yunis

Pengelola majalah POTRET dan Majalah Anak Cerdas. Direktur Center for Community Development and Education (CCDE) Banda Aceh

Nanang Djamaludin

Direktur Eksekutif Jaringan Anak Nusantara (JARANAN), Konsultan Keayahbundaan dan Perlindungan Anak.

FOLLOW US

Tim Teknis Bikin Boros Anggaran Saja             Presiden dan Kapolri Perlu Ambil Sikap Tegas             Fungsi Hutan Tidak Hanya dari Aspek Ekonomi              Kodim Lakukan Pendekatan Pembinaan Teriorial Bukan Pendekatan Operasi Tempur             Lingkungan Baik Ciptakan Anak Sehat             Anak Memiliki Bakat dan Kecerdasan yang Berbeda             Indonesia Bakal Menuai Musibah Electronic Sports             Pemekaran Kodim vis a vis Visi Pertahanan Negara Poros Maritim Dunia             Menggugat Peran Keluarga  Dalam Perlindungan Anak             Anak, Tanggung Jawab Bersama