Bukan Hanya Untuk Panggil Arwah dan Jin, Kemenyan juga Bermanfaat Bagi Kesehatan
berita
Foto Istimewa
22 August 2019 17:02
Watyutink.com – Selama ini banyak orang yang beranggapan kemenyan hanya digunakan untuk acara-acara mistis. Bahkan kemenyan kerap dikaitkan dengan ritual memanggil roh, setan, jin atau sejenisnya. Itulah sebabnya orang seringkali menghindar ketika disebut kata kemenyan.

Padahal sejatinya, kemenyan tidak hanya digunakan untuk ritual-ritual mistis. Kemenyan yang selalu digambarkan sebagai kepulan asap beraroma kuat, ternyata mempunyai beragam manfaat bagi kesehatan.

Tahukah Anda, apa saja manfaat kemenyan bagi kesehatan?

Kemenyan atau sebagian orang menyebutnya menyan, adalah bahan yang terbuat dari getah pohon berjenis styracaceae. Namun orang Indonesia lebih sering menyebutkan sebagai pohon kemenyan. Dibeberapa daerah di Indonesia, kemenyan memang kerap digunakan untuk ritual adat, terutama yang berbau mistis, seperti acara kematian dan sejenisnya.

Dalam dunia farmasi dan kosmetik, kemenyan dikenal dengan nama benzoin. Umumnya bahan kemenyan berbentuk bongkahan kristal berwarna putih kekuningan. Bongkahan tersebut nantinya akan digunakan sebagai campuran pembuat obat. Saat ini kemenyan juga diperdagangkan dalam bentuk ekstrak atau minyak.

Sebagai bahan baku pembuatan obat-obatan sudah barang tentu kemenyan memiliki manfaat bagi kesehatan. Terlebih kemenyan diketahui memiliki kandungan zat antioksidan seperti saponin dan polifenol.

Salah satu manfaat kemenyan adalah untuk menjaga kesehatan mulut. Kandungan senyawa dalam benzoin atau kemenyan diyakini dapat membantu mengatasi masalah kesehatan mulut, seperti gusi bengkak. Selain itu kemenyan juga dapat mengatasi penyakit herpes mulut.

Kemenyan juga bisa digunakan untuk membasmi mikroorganisme yang ada di permukaan kulit dan membran mukosa. Hal ini tak lepas dari manfaat kemenyan sebagai antiseptik. Itulah sebabnya kemenyan dapat membantu melindungi tubuhdari bakteri dan virus. Kemenyan juga dipercaya aman untuk digunakan pada kulit sensitif.

Kemenyan juga bisa digunakan sebagai obat untuk mengatasi infeksi kulit. Pasalnya kemenyan diketahui memiliki fungsi antiinflamasi dan antiperadangan. Kemenyan juga dapat digunakan untuk menghentikan pendarahan ringan pada kulit dan menyembuhkan pembengkakan.

Sebagai obat topikal, kemenyan banyak digunakan untuk mengatasi masalah kulit, mulai dari dekubitus atau kerusakan jaringan bawah kulit pada pasien tirah baring atau pasien yang harus berbaring di tempat tidur untuk waktu yang berkelanjutan. Kemenyan juga bisa digunakan untuk mengatasi kulit pecah-pecah serta melindungi kulit dari jerawat dan penuaan dini.

Kemenyan atau benzoin juga bermanfaat untuk mengatasi gangguan saluran pernafasan. Kemenyan diketahui mempunyai manfaat sebagai dekongestan, yakni obat yang berguna untuk mengeluarkan dahak dari saluran pernafasan.

Keberadaan dahak dalam saluran pernapasan merupakan penyebab timbulnya masalah, seperti radang tenggorokan, radang pita suara, flu dan batuk, hingga bronkitis.

Manfaat berikutnya dari kemenyan adalah menyehatkan saluran pencernaan, seperti perut kembung. Kemenyan merupakan jenis obat karminatif yang mengatasi kolik angin dalam perut. Kemenyan berguna untuk mengeluarkan gas dalam perut agar kembung segera reda.

Sedangkan minyak esensial dalam kemenyan dapat digunakan sebagai aroma terapi yang memberikan efek relaksasi atau menenangkan. Itulah sebabnya kemenyan dipercaya berguna mencegah dan mengatasi stres.

Untuk mendapatkan manfaat kemenyan bisa dengan beberapa cara. Kemenyan bisa ditambahkan dalam alat diffuser yang nantinya akan menyebarkan minyak esensial ke seluruh ruangan. Selain itu kemenyan juga bisa dicampurkan pada air hangat dan digunakan untuk mandi.

Namun penggunaan kemenyan perlu diwaspadai. Pasalnya kemenyen juga bisa menimbulkan efek samping, seperti alergi. Perlu diingat manfaat kemenyan hanya bisa diperoleh dengan mengolahnya menjadi obat. Manfaat kemenyan tidak bisa diperoleh dengan cara membakarnya, seperti yang dilakukan para dukun dan paranormal.

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Christianto Wibisono

Analis Bisnis/ Pendiri Pusat Data Bisnis Indonesia (PDBI)

Didin S. Damanhuri, Prof., Dr., SE., MS., DEA

Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM) IPB

Riza Annisa Pujarama

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)

FOLLOW US

Revisi UU KPK, Ancaman Terhadap Demokratisasi oleh Oligarki Predatoris             Presiden sedang Menggali Kuburnya Sendiri             Duet Tango DPR & KPK             Utamakan Tafsir Moral ketimbang Tafsir Hukum dan Ekonomi             Langkah Menkeu Sudah Benar dan Fokuskan pada SKM 1             Industri Rokok Harus Tumbuh atau Dibiarkan Melandai             Perizinan Teknis Masih Kewenangan Daerah             Kiat Khusus Pangkas Birokrasi Perizinan di Indonesia             Politik Etika vs Politik Ekstasi              Kebutuhan Utama : Perbaiki Partai Politik