Cegah Penularan Virus Corona, Sering-sering Cuci Baju dengan Air Panas
berita

26 March 2020 16:15
Watyutink.com – Disaat virus penyakit corona tengah mewabah, seperti saat ini, menjaga kesehatan menjadi hal yang sangat ditekankan. Caranya dengan selalu mencuci tangan dengan sabun secara rutin, terutama setiap kali sehabis dari luar rumah. Selain itu penggunaan masker untuk menutup hidung dan mulut sangat dianjurkan.

Bagi orang yang tengah sakit, seperti batuk dan bersin, penggunaan masker sangat penting. Pasalnya virus penyakit bisa menyebar melalui cairan yang keluar saat batuk atau bersin. Itulah sebabnya menutup muluk dan hidung sangat penting.

Selain rutin mencuci tangan dan menggunakan masker, kebersihan pakaian juga perlu diperhatikan. Pasalnya bakteri dan kuman penyakit bisa berkembang biak di pakaian. Itulah sebabnya mencuci pakaian dan handuk sangat dianjurkan. Dalam kondisi wabah penyakit seperti saat ini, waktu mencuci baju dan handuk disarankan lebih sering dilakukan.

Tahukah Anda, mengapa mencuci bagi dan handuk sebaiknya lebih sering dilakukan?

Dikutip dari The Sun, media yang terbit di Inggris menuliskan pentingnya rutin mencuci pakaian dan handuk. CEO Laundryheap, Deyan Dimitrov mengatakan baju dan handuk sebaiknya dicuci dengan air bersuhu tinggi, sekitar 30 derajat selsius. Cara ini bisa digunakan untuk membunuh bakteri.

Dimitrov mengatakan beberapa tips bisa dilakukan untuk memastikan baju dalam kondisi bersih dan tidak ada virus penyakit, termasuk Covid-19. Tips pertama yang diberikannya adalah mencuci dengan air panas. Suhu 30 derajat selsius atau lebih sangat disarankan saat mencuci pakaian dan handuk. Suhu tinggi akan membunuh bakteri, kuman, dan virus penyakit yang bisa jadi menempel di pakaian.

Selain menggunakan air bersuhu tinggi, saat mencuci pakaian dan handuk juga perlu menggunakan langkah ekstra. Dimitrinov menganjurkan pakaian dimasukkan dalam pengering selama sekitar 20 menit. Hal itu untuk memastikan kuman, bakteri, dan virus, termasuk corona mati.

Kebersihan mesin cuci juga harus selalu dijaga. Setiap kali selesai digunakan, mesih cuci harus selalu dibersihkan. Tidak ada salahnya memberikan disinfektan ke mesin cuci sebelum digunakan. Hal ini guna memastikan mesin cuci tidak mengandung kuman atau virus yang bisa saja mencemari pakaian.

Kita juga perlu memilih deterjen yang tepat untuk mencuci pakaian. Sebaiknya pilih deterjen yang tidak menghasilkan terlalu banyak busa. Pasalnya busa yang terlalu banyak justru menyebabkan kotoran susah hilang. Busa justu menjebak kotoran dan membuatnya susah dibersihkan.

Selain itu busa juga menyebabkan penumpukan  sabun di pakaian. Busa berlebih juga membuat boros pemakaian air. Sebaiknya gunakan pelembut dan pengharum saat mencuci pakaian dan handuk.

Namun apa artinya pakaian kita bersih kalau tubuh kita justru kotor. Itulah sebabnya disarankan memperbanyak mandi. Jika biasanya kita mandi hanya dua kali sehari, saat sedang terjadi wabah penyakit tidak ada salahnya mempersering mandi. Setiap pulang dari beraktivitas, sebaiknya langsung mandi. Bajunya pun jangan dipakai lagi, sebaiknya langsung dicuci.

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Budi Arie Setiadi

Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Indonesia

Edgar Ekaputra

Pakar Industri Keuangan dan Ekonomi, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI

Lia KIan, Dr.

Staf Khusus Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila