Cegah Penyakit Asam Lambung dengan Rutin Minum Air Nabeez Jahe dan Kurma
berita
Sumber Foto : nusantaratv.com
16 July 2020 15:13
Watyutink.com – Penyakit asam lambung adalan salah satu gangguan kesehatan yang kerap dikeluhkan orang Indonesia. Penyakit yang juga dikenal dengan gastroesophageal reflux disease (GERD) ini bisa menyerang siapa pun. Anak-anak, remaja, hingga orang dewasa pun bisa tersedang Gerd. Saat kambuh, asam lambung bisa menyebabkan dada hingga kerongkongan seolah terbakar. Umumnya asam lambung menyerang hingga dua kali dalam sepekan.

Gerd tentu tidak bisa dianggap remeh. Pasalnya penyakit ini jika tidak mendapat perawatan semestinya, bisa menyebabkan akibat yang lebih parah. Itulah sebabnya pencegahan terhadap munculnya penyakit asam lambung harus dilakukan. Sayangnya banyak yang tidak mengetahuinya. Padahal untuk menghindari penyakit asam lambung bisa dilakukan dengan mudah.

Tahulah Anda, bagaimana mencegah penyakit asam lambung?

Penyakit asam lambung atau gastroesophageal reflux disease (GERD) adalah gangguan kesehatan akibat asam yang terdapat di lambung naik hingga kerongkongan. Otot yang seharusnya menutup saluran kerongkongan tidak bisa menjalankan fungsinya. Saat otot kerongkungan lemah, asam lambung akan naik dan menyebabkan gangguan seperti rasa panas dan terbakar di dada.

Meski bisa menyerang siapa pun, termasuk anak-anak, penyakit asam lambung lebih berisiko menyerang orang lanjur usia atau lansia. Selain itu orang dengan berat badan berlebih atau obesitas, perokok, dan wanita hamil juga lebih berisiko terkena Gerd. Biasanya gangguan kesehatan ini muncul dua kali dalam sepekan.

Gejala asam lambung seringkali terasa mirip dengan serangan jantung. Pasalnya kedua penyakit ini menyerang dan menyebabkan nyeri di bagian dada. Meski tidak mematikan seperti serangan jantung, penyakit asam lambung tidak bisa dianggap sepele. Jika tidak mendapat penanganan semestinya, asam lambung bisa menimbulkan komplikasi.

Serangan asam lambung biasanya ditandai dengan rasa terbakar di dada atau heartburn. Kondisi ini akan bertambah parah jika punya kebiasaan berbaring setelah makan. Penyakit asam lambung juga kerap disertai gangguan pencernaan seperti sering bersendawa, mual dan muntah, serta maag dan sesak napas. Penyakit asam lambung juga dapat menimbulkan keluhan mulut terasa asam.

Untuk mencegah penyakit asam lambung, sebaiknya hindari mengonsumsi makanan berlemak. Pasalnya makanan berlemak sulit dicerna tubuh. Akibatnya makanan akan tertinggal lebih lama dalam tubuh. Hal ini menyebabkan perut lambat mencerna makanan dan menyebabkannya kembali ke esofagus atau saluran antara perut dan kerongkongan.

Hindari pula makanan yang terlalu asam dan terlalu pedas. Kedua jenis makanan tersebut berpotensi menyebabkan asam lambung naik. Selain itu hindari pula mengonsumsi bawang, terutama dalam kondisi mentah.

Penyakit asam lambung juga bisa dicegah dengan rutin meminum infused water atau air nabeez, berupa rendaman jahe dan kurma. Cara membuatnya sangat mudah, siapkan tiga hingga lima butir kurma dan jahe sebesar ibu jari. Rendam dalam 300 hingga 500 mililiter air dalam botol. Biarkan enam hingga 12 jam. Setelah itu minum ramuan tersebut. Lakukan secara rutin.

Jahe adalah rempah-rempah yang mengandung senyawa fenolat. Senyawa ini mampu meredakan iritasi saluran pencernaan serta mengurangi kontraksi lambung. Jahe juga dapat mengurangi risiko zat asam naik dari lambung ke kerongkongan. Itulah sebabnya penyakit asam lambung bisa dihindari dengan mengonsumsi jahe.  Rasa hangat akibat mengonsumsi jahe bisa menimbulkan rasa tenang dan mengurangi produksi asam lambung. Jahe juga bisa menghindarkan tubuh dari mual, nyeri otot, dan mengurangi pembengkakan.

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Budi Arie Setiadi

Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Indonesia

Edgar Ekaputra

Pakar Industri Keuangan dan Ekonomi, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI

Lia KIan, Dr.

Staf Khusus Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila