Daging Ayam, Enak dan Sehat Asalkan Tidak Dimakan Setiap Hari
berita
Sumber Foto : hellosehat.com
25 January 2019 17:10
Watyutink.com - Ayam adalah menu makanan yang paling mudah ditemui. Mulai dari warteg hingga restoran cepat saji pasti menyediakan makanan ini. Aroma daging ayam yang renyah menambah selera siapa pun yang menyantapnya. Tak heran ayam menjadi menu andalan banyak orang, terutama ayam goreng.

Tapi tahukah Anda, menyantap ayam terlalu sering juga bisa membawa resiko terganggunya kesehatan?

Sebenarnya mengkonsumsi ayam setiap hari bisa menyehatkan. Sebab ayam adalah sumber makanan yang kaya akan asam amino atau protein adalah yang bermanfaat untuk pembentukan otot tubuh. Protein di dalam ayam juga berfungsi untuk memecah racun dalam tubuh. Selain itu daging ayam juga mengandung vitamin C dan E yang berfungsi sebagai antioksidan untuk menangkal radikal bebas yang menjadi salah satu pemicu kanker.

Perlu diperhatikan pula jenis ayam apa yang dikonsumsi.  Ayam negeri atau broiler saat masih dipeternakan seringkali disuntik hormon dan antibiotik agar tetap sehat dan tumbuh besar dengan cepat. Mengonsumsi ayam yang disuntikkan hormon dapat menganggu kesehatan dan meningkatkan resiko terserang berbagai penyakit.

Sedangkan, ayam kampung cenderung dilepas bebas tanpa disuntik. Sayangnya ayam yang dilepas akan memakan apa saja yang ditemuinya . Akibatnya dagingnya pun dapat menjadi ancaman bagi kesehatan. Jenis yang paling baik untuk kesehatan adalah ayam organik dan ayam probiotik. Sebab jenis makanan dan tempat tinggalnya dijaga dengan baik sehingga menjadikan kedua ayam ini lebih sehat.

Dari semua bagian ayam, dada adalah bagian yang paling sehat. Sedangkan bagian paling jahat bagi kesehatan adalah kulit dan bagian yang berlemak. Itulah sebabnya, meski enak sebaiknya jangan teralalu sering makan kulit ayam

Faktor lain yang diperhatikan dalam mengkonsumsi ayam adalah cara memasaknya. Ayam yang dimasak dengan cara digoreng dan dikonsumsi setiap hari tentu tidak baik untuk tubuh. Pasalnya menggoreng dapat meningkatkan kadar lemak dan kolesterol buruk di dalam tubuh. Hal ini dapat menaikkan risiko penyakit jantung. Akan lebih baik jika ayam diolah dengan cara dikukus, direbus, atau dipanggang.

Ingatlah bahwa segala sesuatu yang berlebihan, meskipun sehat, tentu tidak baik. Jadi makan ayam secukupnya saja, tidak perlu setiap hari.

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia

Jerry Massie, Dr., M.A., Ph.D.

Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies

Yahya Agung Kuntadi, Ir., M.M.

Kepala Kantor UGM Kampus Jakarta, Institute of Research and Community LPPM UGM

FOLLOW US

Konsep Sudah Benar, Implementasinya Gagal             Tugas Terbesar Negara, Mencerdaskan Bangsa!             Indonesia Butuh Terobosan-terobosan Progresif Bidang SDM             Penekanan pada Memobilisasi Kapasitas Modal Manusia Lokal Secara Otentik             Meritokrasi vs Kabilisme             Kendalikan Harga Pangan untuk Menekan Inflasi             Utang Semakin Besar, Kemampuan Membiayai Pembangunan Berkurang             Perhatikan Belanja Non K/L yang Semakin Membesar             GBHN Isu Elite Politik Saja             Kepentingan Politik Lebih Menonjol