Dianggap Tanaman Pengganggu, Rumput Teki Bisa Sembuhkan Hipertensi, Kencing Batu, dan Keputihan
berita
Rumput Teki
16 August 2019 17:35
Watyutink.com – Selama ini kita mengenal rumput sebagai tanaman penganggu atau gulma. Pasalnya rumput kerap tumbuh ditempat yang tidak semestinya, seperti halaman rumah. Jika dihalaman rumah sudah tumbuh beberapa tanaman, dikhawatirkan rumput akan menyerap unsur hara dan menyebabkan tanaman-tanaman tersebut mati.

Hal inilah yang menyebabkan seringkali rumput ditebas agar halaman terlihat bersih dan rapi. Namun, sebenarnya tidak semua rumput-rumputan adalah tanaman tak berguna. Beberapa diantaranya diketahui memiliki manfaat bagi kesehatan, salah satunya adalah tumput teki.

Tahukah Anda, apa saja manfaat rumput teki bagi kesehatan?

Rumput teki memiliki nama ilmiah Cyperus Rotondus adalah salah satu tanaman liar. Meski kerap disepelekan, rumput teki ternyata memiliki manfaat bagi kesehatan. Bahkan sejak lama tanaman ini dikenal sebagai salah satu obat herbal.

Manfaat pertama dari rumput teki adalah sebagai obat penyakit kencing batu. Penyakit ini seringkali diakibatkan adanya penggumpalan garam di saluran kencing. Akibatnya seseorang kesulitan saat ingin buang air kecil. Umbi rumput teki diketahui memiliki sifat diuretik yang dapat menghindarkan penggumpalan garam dan melancarkan saluran kencing.

Selain itu rumput teki juga dapat mengatasi masalah pencernaan, seperti sembelit atau susah buang air besar. Rumput teki juga mampu mengobati diare, disentri, gangguan usus, serta masalah pencernaan lainnya.

Untuk mendapatkan manfaatnya, siapkan umbi rumput teki, cuci bersih. Tumbuk hingga halus lalu rebus dalam air hingga mendidih. Minum rebusan umbi rumput teki tersebut dengan teratur. Niscaya penyakit kencing batu akan sembuh.

Rumput teki juga dapat membantu mempercepat penyembuhan luka. Pasalnya tanaman ini berkhasiat mempercepat proses pembekuan darah. Itulah sebabnya jika Anda atau anggota keluarga terluka karena terjatuh atau sebab lainnya, rumput teki bisa menjadi obat alternatif. Caranya cukup mudah, tempelkan rumput teki pada bagian tubuh yang terluka. Selanjutnya tunggu hingga luka terasa mengering. Lalu basuh dengan air bersih.

Rumput teki juga dapat menurunkan demam. Caranya, tumbuk umbi rumput teki hingga halus. Campur dengan sedikit air dan gunakan untuk mengompres deman. Lakukan hingga demamnya reda dan turun.

Bagi kaum ibu yang sedang menyusui, rumput teki bisa menjadi alternatif. Pasalnya rumput teki dipercaya dapat merangsang produksi air susu ibu (ASI). Sehingga rumput teki dapat membantu memperbanyak produksi ASI

Rumput teki juga bisa membantu memperbaiki siklus menstruasi. Seringkali wanita mengalami menstruasi yang tidak lancar. Hal ini seringkali disebabkan stres dan pola makan yang tidak sehat. Untuk mengatasinya, rumput teki bisa menjadi solusi.

Selain itu rumput teki juga bisa membantu mengobati penyakit keputihan. Rumput teki juga bermanfaat meningkatkan kesuburan bagi para wanita. Untuk mendapatkan manfaatnya, sama dengan cara mengolah rumput teki untuk mengobati kencing batu.

Rumput teki juga dapat membantu mengatasi penyakit tekanan darah tinggi atau hipertensi. Ekstrak rumput teki diketahui memiliki kandungan ekstrak alkohol yang dapat mengatasi tekanan darah tinggi dan menurunkan risiko hipertensi. Selain ekstrak rumput teki juga efektif dalam menurunkan kadar kolesterol jahat dan menurunkan kadar gula darah.

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Christianto Wibisono

Analis Bisnis/ Pendiri Pusat Data Bisnis Indonesia (PDBI)

Didin S. Damanhuri, Prof., Dr., SE., MS., DEA

Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM) IPB

Riza Annisa Pujarama

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)

FOLLOW US

Revisi UU KPK, Ancaman Terhadap Demokratisasi oleh Oligarki Predatoris             Presiden sedang Menggali Kuburnya Sendiri             Duet Tango DPR & KPK             Utamakan Tafsir Moral ketimbang Tafsir Hukum dan Ekonomi             Langkah Menkeu Sudah Benar dan Fokuskan pada SKM 1             Industri Rokok Harus Tumbuh atau Dibiarkan Melandai             Perizinan Teknis Masih Kewenangan Daerah             Kiat Khusus Pangkas Birokrasi Perizinan di Indonesia             Politik Etika vs Politik Ekstasi              Kebutuhan Utama : Perbaiki Partai Politik