Hati-hati, Duduk Terlalu Lama Bisa Ganggu Kesehatan
berita

12 April 2020 06:00
Watyutink.com - Untuk memutus mata rantai wabah virus corona (Covid-19), pemerintah meminta masyarakat untuk melakukan social distancing, physical distancing atau untuk diam di rumah saja. Kebijakan pemerintah ini menyebabkan instansi pemerintah dan perusahaan swasta meminta karyawannya untuk kerja dari rumah saja atau melakukan "work from home" (WFH). Karena itu sebagian besar kantor memfasilitasi pilihan pekerjaan dari rumah bagi karyawannya dengan kemudahan  dan fleksibilitas. Apalagi ditambah kebijakan pemerintah yang memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), sehingga sebagian besar waktu Anda dihabiskan dengan beraktivitas di dalam atau sekitar rumah saja.

Namun seiring dengan itu terdapat dampak negatifnya. Jika sebelumnya rutinitas dilakukan dengan pergerakan yang cukup, yaitu bangun, mandi, berpakaian rapi, sarapan dan kemudian keluar rumah, pergi ke kantor. Akan tetapi kali ini dengan WFH Anda hanya berkutat di dalam kamar atau  di rumah saja. WFH menyebabkan Anda duduk terlalu lama di depan komputer atau televisi di rumah. 

Tahukah Anda, apa bahaya duduk terlalu lama?

Webmb dan healthline melansir informasi bahwa empat penyakit berbahaya lebih cepat menginggapi mereka yang sering terlalu lama duduk.

Empat penyakit tersebut yakni jantung, diabetes, DVT (Deep Vrein Thrombosis, kanker usus besar, paru-paru, endometrium dan kanker payudara bagi wanita berusia lanjut. 

Penyakit jantung dapat terpicu oleh duduk yang terlalu lama, sementara diabetes terpicu oleh rusaknya cara tubuh bereaksi terhadap insulin, hormon yang membantu membakar kadar gula dan karbohidrat untuk energi. 

Selain itu duduk berdiam terlalu lama baik di depan komputer atau televisi meransang Anda untuk mengkonsumsi camilan yang dapat memungkin sistem kekebalan tubuh Anda tidak berfungsi dengan baik. Di tambah lagi kurangnya olahraga turut berkontribusi tidak lemahnya fungsi sistem kekebalan tubuh. 

Dengan demikian, walaupun berkerja dan beraktivitas di rumah saja (WFH), tetaplah berolahraga untuk menjaga kebugaran tubuh, agar kesehatan dan sistem kebebalan tubuh bekerja dengan baik dan sempurna.

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Budi Arie Setiadi

Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Indonesia

Edgar Ekaputra

Pakar Industri Keuangan dan Ekonomi, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI

Lia KIan, Dr.

Staf Khusus Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila