Hati-hati! Tubuh Kurus Belum Tentu Terbebas dari Penyakit
berita
Sumber Foto : viva.co.id
23 September 2019 09:40
Watyutink.com – Kebanyakan orang beranggapan memiliki tubuh kurus lebih sehat dibandingkan tubuh gemuk. Hal ini dikarenakan tubuh gemuk lebih rentan terhadap penyakit diabetes, jantung, hipertensi, dan kolesterol tinggi. Namun siapa sangka, memiliki tubuh kurus bukan berarti Anda telah terbebas dari penyakit.

Tahukah Anda penyebab tubuh kurus yang tidak sehat?

Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan di jurnal Nutrition, Metabolism, and Cardiovascular Diseases menyatakan orang yang bertubuh kurus memiliki presentase lemak tubuh yang sama dengan orang-orang yang mengalami obesitas. Fenomena seperti ini disebut Thin Outside, Fat inside (TOFI). Selain itu menurut penelitian yang diterbitkan dalam Journal of American Medical Association, orang yang bertubuh kurus termasuk dalam pra-diabetes dan secara metabolik tergolong obesitas. Gejala-gejala yang timbul seperti tekanan darah tinggi, kadar glukosa tinggi, dan kolesterol tinggi.  

Baca Juga

Orang yang bertubuh kurus harus lebih berhati-hati terhadap kesehatannya karena cadangan lemak tubuh malah menumpuk di sekitar organ vital. Lemak lebih banyak menumpuk di sekitar jantung, ginjal, pankreas dan hati dibandingkan pada area paha. Lemak ini biasa disebut lemak viseral. Lemak ini tergolong lemak yang paling berbahaya karena dapat meningkatkan seseorang terkena diabetes, jantung, stroke ,dan hipertensi.

Tanpa disadari anggapan bahwa memiliki tubuh kurus lebih sehat dibandingkan yang gemuk, membuat seseorang mengabaikan gaya hidup sehat, seperti merokok, kurang olahraga, makan makanan cepat saji, dan lain-lain. Kondisi tubuh yang tetap kurus meskipun tidak menerapkan gaya hidup sehat membuat seseorang lupa untuk mengontrol makanan yang masuk ke dalam tubuh. Hal ini karena merasa berat badan aman dan tidak bertambah.

Mengontrol asupan makanan dan rajin berolah raga menjadi cara membuat Anda yang bertubuh kurus lebih sehat. Selain itu lakukanlah hal-hal yang dapat mengurangi stres seperti meditasi atau mendengarkan musik. Stres dapat memicu tekanan darah meningkat. 

Mulai sekarang baik gemuk atau kurus, tetap terapkan gaya hidup sehat.

(GD)

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Lana Soelistianingsih, Dr., S.E., M.A.

Ekonom Universitas Indonesia, Kepala Riset/ Ekonom Samuel Aset Manajemen

Mohammad Faisal

Direktur Centre of Reform on Economic (CORE) Indonesia

Ahmad Heri Firdaus

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)

FOLLOW US

Perubahan Nomenklatur Tak Efektif dalam Jangka Pendek             Ketergantungan pada Komoditas Dikurangi, Perbanyak Industri Olahan Berbasis Komoditas             Setia Ekspor Komoditas Alam, atau Diversifikasi Ekspor?             Perlu, Optimalisasi Non Tariff Measure (NTM)             Kebijakan NTM akan Bermanfaat, Selama Tidak Berlebihan.             Sesuaikan pilihan jenis NTM dengan karakteristik produk impor             Kebijakan Mandek Terganjal Implementasi, Koordinasi, Eksekusi               Pemerintah Sibuk Urusi Poliitk             Tinjau Kembali Struktur Industri Nasional             Benahi Dulu ICOR Indonesia