Jangan Buang Ampas Kopi, Bisa Cegah Rambut Rontok dan Jadikan Wajah Lebih Kinclong
berita
Sumber Foto : erabaru.net
27 July 2020 16:45
Watyutink.com – Selama ini ampas kopi hanya dianggap sampah dan dibuang begitu saja. Padahal sebenarnya ampas kopi bisa digunakan untuk berbagai keperluan. Salah satunya untuk kesehatan dan perawatan wajah. Selain itu ampas kopi bermanfaat untuk kesehatan rambut. Itulah sebabnya ampas kopi sebaiknya tidak dibuang begitu saja dan diolah menjadi lebih bermanfaat bagi kesehatan.

Tahukah Anda, bagaimana cara mengolah ampas kopi untuk kesehatan?

Ampas kopi berguna untuk mengatasi sel kulit mati. Ampas kopi diketahui memiliki manfaat eksfoliasi lantaran memiliki kandungan zat-zat yang mampu menyehatkan kulit. Ampas kopi juga mengandung asam caffeic dan antioksidan yang dapat meningkatkan kadar kolagen dan mencegah penuaan dini pada kulit. Asam caffeic juga memiliki sifat antimikroba, yang berarti dapat membantu melindungi kulit terhadap kuman.

Ampas kopi juga mampu mengatasi kantung mata bengkak. Pasalnya kandungan kafein dapat merangsang aliran darah dan membantu mengencangkan kulit secara alami. Selain itu ampas kopi mengandung asam klorogenik yang dapat mengurangi peradangan di sekitar mata. Caranya, campur ampas kopi dengan minyak zaitun agar menjadi pasta. Oleskan pasta ampas kopi itu di sekitar kelopak mata yang bengkak dan meradang.

Ampas kopi juga bisa digunakan sebagai obat jerawat. Kandungan antioksidan, stimulan, dan asam klorogenat dalam ampas kopi bisa dijadikan scrub wajah yang efektif melenyapkan jerawat. Gangguan wajah ini bisanya terjadi saat minyak, sel kulit mati, dan zat lain yang menyumbat pori-pori. Hal inilah yang membuat kulit mengalami infeksi dan berakibat peradangan.

Untuk mengatasi jerawat, gosokkan ampas kopi di wajah hingga bersih dari sel kulit mati. Pori-pori akan terbuka sehingga jerawat bisa hilang.

Ampas kopi juga mampu melindungi kulit dari paparan sinar matahari. Senyawa polifenol yang terkandung dalam ampas kopi mampu mengurangi bercak dan bintik hitam akibat paparan sinar UV. Caranya cukup mudah, oleskan ampas kopi di kulit untuk melindungi dari paparan sinar matahari. Cara ini diyakini juga mampu mencegah penuaan dini.

Bagi yang memiliki masalah selulit, ampas kopi bisa menjadi alternatif pengobatan. Caranya campur ampas kopi dengan minyak kelapa hingga menjadi adonan kental. Oleskan adonan itu pada bagian kulit yang mengalami selulit. Gosok secara lembut selanjuntnya bilas dengan air hingga bersih.

Ampas kopi juga bermanfaat untuk mengatasi masalah pada kulit kaki. Campur ampas kopi dengan air hangat dan gunakan untuk merendam kaki yang mengalami masalah. Selain mampu membersihkan sel kulit mati, rendaman air ampas kopi juga mampu merangsang aliran darah di kaki menjadi lebih lancar.

Selain untuk kulit, ampas kopi juga bemanfaat untuk kesehatan rambut. Pasalnya ampas kopi mampu merangsang pertumbuhan rambut. Kandungan kafein dalam ampas kopi diyakini mampu memperkuat akar rambut. Selain itu ampas kopi juga bisa memperpanjang rambut. Ampas kopi mampu membuat tubuh memproduksi zat keratin yang berguna untuk pertumbuhan rambut. Ampas kopi bermanfaat sebagai bahan alami penumbuh rambut.

Caranya, buat ampas kopi menjadi pasta dengan mencampurkan minyak zaitun. Gosokkan pasta ampas kopi itu di kulit kepala dan akar rambut secara perlahan. Tunggu sekitar lima hingga 10 menit lalu bilas dengan air dan selanjutnya keramas dengan shampo seperti biasa.

Ampas kopi juga bisa mengatasi rambut rontok lantaran kandungan senyawa di dalamnya bisa berfungsi sebagai masker rambut. Cara ini dirasa lebih aman lantaran bebas bahan kimia. Campur ampas kopi dengan beberapa sendok susu bubuk dan segelas air hangat. Aduk hingga menjadi adonan lalu gunakan pada rambut secara langsung. Diamkan beberapa saat lalu bilas dengan air hingga bersih.

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Budi Arie Setiadi

Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Indonesia

Edgar Ekaputra

Pakar Industri Keuangan dan Ekonomi, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI

Lia KIan, Dr.

Staf Khusus Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila