Jangan Lupa Minum Air Putih di 4 Waktu Ini, Bisa Cegah Hipertensi, Serangan Jantung dan Stroke
berita

25 November 2021 16:20
Watyutink.com – Konsumsi air putih sangat diperlukan oleh semua mahluk hidup. Terutama bagi manusia, minum air putih sangat diperlukan untuk memenuhi asupan atau kecukupan cairan dalam tubuh. Air putih juga diperlukan untuk menjaga kesehatan sekaligus menghasilkan energi yang dibutuhkan untuk aktivitas sehari-hari.

Bagi umat Islam, air putih adalah salah satu minuman yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW. Sejak 14 abad lalu, Rasulullah SAW menggunakan air putih untuk melakukan detoksifikasi tubuh, yakni membuang racun dari dalam tubuh. Minum air putih adalah sarana membersihkan tubuh dari zat-zat yang tidak berguna bahkan berbahaya bagi kesehatan.  

Biasanya kita minum saat tubuh terasa haus atau dahaga. Haus adalah tanda tubuh mengalami dehidrasi atau kekurangan cairan. Sejatinya kita bisa minum kapan saja, tidak harus menunggu tubuh terasa harus. Namun ada 4 waktu yang sangat tepat untuk minum air putih. Sayangnya banyak orang mengabaikannya. Padahal manfaat minum air putih pada 4 waktu tersebut sangat besar.

Tahukah Anda kapan 4 waktu yang paling baik untuk minum air putih?

Dikutip dari akun Instagram @kajiankesehatanislam, waktu minum air putih yang baik adalah sesaat sebelum mandi. Kebiasaan minum segelas air putih sebelum mandi diyakini mampu menurunkan tekanan darah. Itulah sebabnya orang dengan penyakit tekanan darah tinggi atau dipertensi sangat baik membiasakan minum air putih sebelum mandi. Lebih baik jika air yang diminum bersuhu normal atau cenderung hangat, terutama jika saat mandi menggunakan air hangat.  

Berikutnya, waktu yang baik untuk minum air putih adalah sebelum tidur. Namun bukan berarti benar-benar sebelum naik tempat tidur. Namun beberapa saat sebelum tidur. Satu gelas air putih sebelum tidur akan menghindarikan tubuh dari serangan jantung dan stroke. Disarankan gunakan air dengan suhu normal dan bukan air dingin. Minum segelas air saat hendak tidur juga membantu tubuh mengisi kembali cairan yang hilang karena aktivitas sepanjang hari. Selain itu minum air akan membuat tidur terasa lebih nyenyak.

Jika sebelum tidur disarankan minum segelas air putih, hal serupa saat bangun tidur. Disarankan minum 2 gelas air putih saat bangun tidur. Setelah bangun tidur tubuh memerlukan asupan cairan yang hilang saat semalaman tertidur. Itulah sebabnya saat bangun kita disarankan minum 2 gelas air putih. Selain itu minum air putih saat bangun tidur juga untuk membantu proses metabolisme dan membuang racun dalam tubuh.

Selama ini kita terbiasa minum air setelah makan. Sejatinya sebelum makan pun kita disarankan minum segelas air putih. Hal ini berfungsi untuk membantu memperbesar pencernaan. Minum air putih 30 menit sebelum makan akan membuat sistem pencernaan bekerja lebih baik. Bahkan para ahli menyebut minum air putih sebelum makan lebih baik ketimbang saat sedang makan.

Sedangkan minum air setelah makan berguna bagi tubuh untuk menyerap nutrsi makanan yang baru dikonsumsi. Kegiatan ini sudah tidak asing lagi dan hampir selalu dilakukan.

Selain 4 waktu tersebut minum air putih juga baik dilakukan kapan saja dan tidak harus menunggu haus. Pasalnya minum air putih juga sangat baik untuk membantu membuang racun dari dalam tubuh. Proses tersebut dikenal dengan istilah detoksifiksi.

Racun tersebut bisanya masuk dalam tubuh akibat merokok, mengonsumsi makanan atau minuman beralkohol serta substansi beracun lainnya. Racun juga bisa masuk dalam tubuh akibat mengonsumsi buah dan sayur yang terkenan paparan bahan kimia, seperti pestisida atau pupuk kimia lainnya. Polusi udara akibat asap knalpot dan perokok pasif juga bisa memicu masuknya racun dalam tubuh.

Racun tersebut seringkali menimbulkan berbagai gangguan kesehatan, mulai dari yang ringan seperti sakit kepala tanpa sebab, sakit punggung, dan mudah lupa, hingga penyakit kronis seperti kanker. Itulah sebabnya detoksifikasi penting dilakukan. Organ-organ seperti usus dan ginjal sangat membutuhkan proses detoksifikasi. Pasalnya di kedua organ inilah racun sering mengendap.

Selama ini proses detoks bisa dilakukan dengan berbagai cara, seperti mengonsumsi  obat-obatan atau suplemen. Namun jika menggunakan suplemen atau obat sebaiknya pilihnya yang alami atau herbal. Detoksifikasi akan memperbaiki fungsi ginjal, hati atau liver, dan darah. Selain itu detoks juga mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan sistem hormonal.

Bagi umat Islam, sejatinya detoksifikasi bukanlah hal baru. Pasalnya Nabi Muhammad SAW sudah memperkenalkan detoksifikasi sejak 14 abad lalu. Pakar kesehatan herbal, dr Zaidul Akbar mengatakan Nabi Muhammad SAW mendetoksi tubuh hanya menggunakan air putih dan kurma. Cara tersebut saat ini diadopsi oleh banyak pakar kesehatan dan disebut sebagai water fasting atau puasa air putih.

Water fasting dilakukan dengan tidak makan apa pun selama 24 jam selain hanya minum air putih. Zaidul menerangkan metode water fasting terutama dilakukan oleh orang yang kondisi tubuhnya sudah parah. Bahkan sudah tidak lagi bisa atau mempan melakukan detoks menggunakan obat-obatan.

SHARE ON
OPINI PENALAR

PILIHAN REDAKSI

close

PENALAR

PILIHAN REDAKSI

PENALAR TERPRODUKTIF