Jangan Menatap Matahari Secara Langsung dengan Mata Telanjang, Ini Empat Bahayanya
berita

01 April 2020 06:00
Watyutink.com – Sinar matahari mengandung sinar UVA dan UVB. Menurut penelitian Dr Astrid E. Fletcher dalam European Eye Study semakin banyak paparan sinar UVB maka semakin rendah risiko rabun jauh yang dimiliki. Selain di saat merebaknya wabah virus Corona, Covid-19, saat ini, kita juga disarankan untuk berjemur di sinar matahari pagi, utama pukul 10.00 pagi yang kaya dengan Vitamin D. Namun manfaat ini tidak akan Anda dapat jika menatap matahari secara langsung.

Tahukah Anda dampak buruk dari menatap matahari secara langsung?

Menatap matahari terlalu lama menyebabkan kornea rusak. Rusaknya kornea mata akibat sinar matahari disebut fotokeratitis. Kornea akan melepuh dan retak saat memandang matahari walaupun hanya sebentar saja. Hal ini dikarenakan sinar UV terkonsentrasi dengan dasyat pada kornea.

Setelah kornea rusak, apabila Anda masih memaksakan untuk menatap sinar matahari maka retina dan makula pada mata akan mengalami kerusakan. Cahaya super panas dari matahari dapat langsung menghanguskan retina.

Menatap matahari secara langsung dapat meningkatkan resiko daging baru tumbuh di bagian mata. Kondisi inilah yang biasa disebut pterygium. Daging tumbuh disebabkan sinar UVB masuk ke dalam mata.

Dampak terburuk dari melihat matahari secara langsung adalah kebutaan. Retina yang terbakar akan membentuk lingkaran hitam tepat di tengah-tengah bidang mata. Hal ini dapat mengganggu penglihatan, dan apabila kondisinya parah dapat mengalami kebutaan.

Menurut penelitian dari program luar angkasa Amerika Serikat menunjukn paparan radiasi sinar UV dalam porsi kecil sekalipun apabila terjadi dalam jangka waktu lama dapat meningkatkan resiko katarak dan pinguecula. Pinguecula adalah benjolan atau bintik berwarna kuning yang tumbuh pada konjungtiva lapisan bening di sepanjang kelopak mata dan menutupi bagian putih mata (sklera), sedangkan katarak adalah kondisi mata di mana lensa mata menjadi keruh dan berawan.

Dari fakta tersebut maka hindari melihat matahari dengan mata telanjang. Selain itu untuk menangkal dampak buruk dari sinar matahari, gunakan kacamata hitam saat beraktivitas di bawah sinar matahari, ya.

(Zc)

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Budi Arie Setiadi

Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Indonesia

Edgar Ekaputra

Pakar Industri Keuangan dan Ekonomi, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI

Lia KIan, Dr.

Staf Khusus Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila