Kapulaga, Oleh-oleh Haji yang Bisa Sehatkan Pencernaan, Tulang, dan Ginjal
berita

19 July 2019 12:00
Watyutink.com – Salah satu oleh-oleh yang kerap dibawa para jamaah haji dari Arab Saudi adalah kapulaga, selain kurma dan kismis. Kapulaga mempunyai bentuk yang khas, terlihat mirip dengan kacang arab. Namun kapulaga lebih besar dan memiliki kulit tipis, warnanya hijau atau coklat tua. Sepintas bentuknya juga mirip gelandong.

Ternyata kapulaga bukan hanya sekadar oleh-oleh. Pasalnya kapulaga termasuk rempah-rempah yang sangat banyak manfaatnya, terutama bagi kesehatan. Kapulaga sudah lama dikenal sebagai salah satu bahan pembuat obat-obatan herbal.

Tahukah Anda, apa saja manfaat kapulaga bagi kesehatan?

Tanaman penghasil kapulaga berasal dari genus Elettaria dan Amomun serta masuk dalam famili Zingiberaceae. Itulah sebabnya kapulaga masih bersaudara dengan tanaman jahe-jahean.

Kapulaga yang banyak digunakan masyarakat Indonesia ada dua macam, yakni kapulaga jawa dan kapulaga sabrang. Dinamankan kapulaga sabrang karena berasal dari negeri sebrang, seperti India dan Arab. Kapulaga jawa berwarna merah berbentuk bulat. Sedangkan kapulaga sabrang berwarna hijau dan berbentuk lonjong. Ada pula kapulaga yang berwarna kuning kelabu.

Kapulaga dikenal memiliki kandungan nutrisi yang sangat baik untuk kesehatan, seperti vitamin A, B, dan C. Sedangkan kandungan mineral yang dimiliki kapulaga adalah kalsium, zat besi, dan minyak astiri. Itulah sebabnya kapulaga sangat baik untuk kesehatan, salah satunya untuk melancarkan pencernaan. Hal ini karena kadungan serat yang cukup tinggi. Setiap sendok kapulaga mengandung sekitar dua gram serat.  

Bagi Anda yang memiliki masalah pencernaan seperti sembelit atau sulit buang air besar, kapulaga bisa menjadi solusinya. Selain itu kapulaga juga bermanfaat mengontrol empedu dan asam lambung, mengatasi nyeri perut, mengatasi kejang usus, dan memperbaiki nafsu makan.

Kapulaga juga dikenal memiliki sifat antimikroba. Itulah sebabnya rempah ini sangat efektif melindungi tubuh dari penyakit akibat infeksi. Selain itu kapulaga juga dapat melawan berbagai jenis bakteri, virus dan jamur. Sistem kekebalan tubuh juga menjadi semakin baik dengan mengonsumsi kapulaga.

Kandungn vitamin C dan mangan dalam kapulaga membuatnya bermanfaat untuk menjaga kesehatan tulang. Kedua zat tersebut dapat menghindarkan tulang dari penyakit osteoporosis. Pasalnya mangan dan vitamin C dapat menjaga kepadatan tulang.

Kapulaga juga dapat menjaga kesehatan ginjal dan saluran kencing. Pasalnya Kapulaga memiliki sifat diuretik yang berguna menjaga kesehatan ginjal. Selain itu kapulaga juga dapat mencegah penyakit infeksi saluran kemih atau sistitis dan peradangan ginjal atau nefritis. Kesehatan ginjal dan saluran kemih yang terjaga akan sangat membantu dalam kelancaran sistem ekskresi tubuh.

Manfaat kapulaga yang lain adalah sebagai obat batuk dan pilek. Pasalnya kapulaga juga mempunyai efek mengencerkan dahak. Akibatnya pernapasan pun menjadi lega dan lancar. Rasa kapulaga yang hangat juga memberikan efek hangat di dada dan tenggorokan.

Sedangkan sifat antiinflamasi yang dimiliki kapulaga dapat meredakan gejala sariawan dan radang tenggorokan. Selain itu kapulaga juga dapat menghilangkan nafas tidak sedap dan membuat bau mulut menjadi lebih segar.

Manfaat kapulaga lainnya adalah ampuh dijadikan sebagai obat nyeri. Sifat analgesik dalam kapulaga membuatnya mampu meredakan rasa nyeri. Sedangkan sifat antiinflamasi yang bisa menyembuhkan berbagai macam peradangan yang mejadi penyebab nyeri.

Untuk bisa mendapatkan manfaat kapulaga, bisa dengan cara mengonsumsi biji kapulaga yang sudah dikeringkan. Bisa juga menggunakan biji kapulaga sebagai campuran bumbu masak. Saat ini untuk memperoleh manfaat kapulaga bisa lebih gampang. Pasalnya sudah tersedia kapulaga bubuk, teh kapulaga dan suplemen kapulaga.

Namun saat mengonsumsi suplemen kapulaga perhatikan komposisinya. Pasalnya seringkali pada suplemen kapulaga ditambahkan pula berbagai bahan tambahan. Sehingga tidak lagi murni kapulaga.

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia

Jerry Massie, Dr., M.A., Ph.D.

Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies

Yahya Agung Kuntadi, Ir., M.M.

Kepala Kantor UGM Kampus Jakarta, Institute of Research and Community LPPM UGM

FOLLOW US

Konsep Sudah Benar, Implementasinya Gagal             Tugas Terbesar Negara, Mencerdaskan Bangsa!             Indonesia Butuh Terobosan-terobosan Progresif Bidang SDM             Penekanan pada Memobilisasi Kapasitas Modal Manusia Lokal Secara Otentik             Meritokrasi vs Kabilisme             Kendalikan Harga Pangan untuk Menekan Inflasi             Utang Semakin Besar, Kemampuan Membiayai Pembangunan Berkurang             Perhatikan Belanja Non K/L yang Semakin Membesar             GBHN Isu Elite Politik Saja             Kepentingan Politik Lebih Menonjol