Kenanga, Bunga Kematian yang Bisa Sembuhkan Asma, Rematik, dan Sakit Kepala
berita

04 April 2019 17:30
Watyutink.com – Selama ini orang mengenal bunga kenanga sebagai bunga mistis. Pasalnya, bersama bunga kanthil dan kamboja, bungan kenanga lebih sering digunakan untuk acara kematian. Selain itu bunga kenanga juga sering digunakan untuk ritual-ritual berbau klenik.

Padahal sejatinya bunga kenanga mengandung beragam manfaat bagi kesehatan manusia.

Tahukah Anda, apa saja manfaat bunga kenanga untuk kesehatan?

Berbeda dengan pohon bunga lainnya, kenanga adalah pohon besar dengan tinggi bisa mencapai lebih dari lima meter. Namun saat dibudidayakan, pohon kenangan seringkali dipangkas hingga hanya bisa mencapai tinggi tiga meter.  Hal dilakukan untuk merangangsang pertumbuhan cabang  dan bunga yang lebih banyak.

Dari beberapa sumber, diperoleh keterangan bahwa ternyata kenanga memiliki kandungan senyawa alami seperti asam bensoat, geraniol, farnesol, geraniol, bensin asetat, eugenol,  kadinen, linalool, sadrol, serta pinen.

Itulah sebabnya kenanga mempunyai berbagai manfaat bagi kesehatan, antara lain sebagai aromaterapi. Kandungan minyak atsiri dalam bunga kenanga yang dijadikan aromaterapi dipercaya mampu membantu pengaturan kelenjar adrenalin dalam sistem syaraf. Penggunaan aromaterapi beraroma bunga kenanga mampu menimbulkan efek tenang dan menghilangkan perasaan panik, gelisah, maupun marah.

Bunga kenanga juga bisa digunakan untuk mengatasi encok dan rematik. Caranya ambil sekitar 12 kuntum bunga kenanga yang belum mekar. Tambahkan 30 gram daun srikaya, 20 gram daun ketapang, 20 gram jahe, 10 butir merica, dan kapur sirih. Tumbuk hingga halus. Oleskan ramuan tersebut pada bagian yang terasa sakit. Lakukan dua kali dalam sehari.

Ramuan bungan kenanga juga bisa digunakan unutk mengatasi gatal akibat gigitan nyamuk atau serangga. Tumbuk dua kuntum bunga kenanga, 10 kuntum bunga melati, dan satu kuntum bunga mawar. Tambahkan sedikit minyak kelapa. Oleskan ramuan tersebut pada bagian yang tergigit serangga.

Bunga kenanga juga bisa membantu meringankan sakit kepala. Rebus 15 gram bunga kenanga dan jahe yang telah diiris-iris bersama 400 cc air. Biarkan mendidih hingga airnya tersisa separuhnya. Minum ramuan tersebut selagi hangat, niscaya sakit kepala akan mereda.

Bagi Anda yang menderita batuk, tidak ada salahnya mencoba ramuan bunga kenanga. Rebus bunga kenanga, umbi bunga lili yang telah dikeringkan dan kulit jeruk mandarin. Rebus hingga mendidih dan airnya tinggal setengahnya. Minum selagi hangat.

Penderita asma atau gangguan saluran pernafasan juga bisa mencoba meminum ramuan daun kenanga. Caranya cukup mudah, rebus 15 gram bunga kenanga dalam 200 cc air. Biarkan mendidih hingga airnya hanya tersisa sekitar 100 cc. Minum dua kali sehari agar mendapatkan hasil yang lebih baik.

Ramuan bunga kenanga juga bisa digunakan untuk mengatasi ganggun saluran kencing. Rebus 20 gram bunga kenanga, daun kumis kucing, sambiloto, dan 30 gram daun sendok. Rebus bersama satu liter air. Biarkan hingga tersisa setengahnya. Minum ramuan secara teratur dua kali sehari.

Bagi wanita yang mengalami masalah keputihan, gunakan ramuan bunga kenanga untuk mengatasinya. Rebus bunga kenanga bersama kulit buah delima. Minum secara rutin dua atau tiga kali dalam sehari.

SHARE ON
OPINI PENALAR

PILIHAN REDAKSI

close

PENALAR

PILIHAN REDAKSI

PENALAR TERPRODUKTIF

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia

Christianto Wibisono

Analis Bisnis/ Pendiri Pusat Data Bisnis Indonesia (PDBI)

Yahya Agung Kuntadi, Ir., M.M.

Kepala Kantor UGM Kampus Jakarta, Institute of Research and Community LPPM UGM

FOLLOW US

Penangkapan Faisol Tidak Berdasar             Lembaga Negara Bukan Pemungut Upeti!             Cost Recovery Bukan dari APBN             Blok Masela, Akankah mengulang sejarah Freeport?             Kebutuhan Gas Dalam Negeri Harus Diutamakan             Blok Masela Jangan Diserahkan Sepenuhnya Kepada Asing             Hendaknya Jangan Berhenti pada Sisi Produksi             Konsumen Kritik Layanan, Seharusnya Dapat Penghargaan             Saatnya Perusahaan Old School Transformasi ke Dunia Digital             Temuan TPF Novel Tidak Fokus