Kenapa Gigitan Nyamuk Terasa Gatal?
berita

08 December 2018 16:30
Anda pasti pernah digigit nyamuk. Gigitan nyamuk meninggalkan bentol merah di kulit dan terasa gatal.

Tahukah Anda, kenapa bekas gigitan nyamuk terasa gatal, dan hanya nyamuk betina yang menggigit kita?

Ternyata nyamuk membutuhkan darah kita bukan sebagai makanan, tetapi digunakan untuk dapat memproduksi telur.

Nyamuk memenuhi kebutuhan nutrisinya dari madu dan sari buah, yang tidak mengandung protein. Nah, untuk dapat bertelur nyamuk membutuhkan protein, yang diambil dari darah manusia atau mamalia yang dihisapnya.

Seekor nyamuk betina menghisap darah dengan menggunakan ujung mulutnya yang membentuk probosis panjang  dan tajam, yang dapat menembus kulit. Sedangkan nyamuk jantan mulutnya berbeda, dan tidak dapat dipergunakan untuk menghisap darah.  

Ketika menusukkan mulutnya, nyamuk betina meninggalkan air liurnya yang mengandung anti koagulan, sehingga darah tidak menggumpal dan tidak menghambat nyamuk dalam menghisap darah. Nah adanya air liur nyamuk inilah, yang dianggap benda asing (penyusup) yang membahayakan tubuh, langsung ditandai dan direspon oleh sistem kekebalan tubuh kita untuk dihalau/dinetralisir. Maka keluarlah zat yang dinamakan Histamin dan terjadi proses yang dinamakan alergi, dan muncullah bentol di kulit.

Tubuh mungkin tidak bereaksi pada gigitan nyamuk yang pertama, tapi segera beberapa saat kemudian Histamin mengirim sinyal ke syaraf disekitarnya, yang menyebabkan terasa gatal di sekitar bentol gigitan nyamuk itu.

Ternyata menggaruk  tidak akan menghilangkan rasa gatal, malah akan memperparah dan menyebabkan peradangan. Menggaruk juga berisiko infeksi. Jika terjadi infeksi, maka akan terasa lebih gatal dan membutuhkan penyembuhan lebih lama.

SHARE ON
OPINI PENALAR

PILIHAN REDAKSI

close

PENALAR

PILIHAN REDAKSI

PENALAR TERPRODUKTIF

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia

Christianto Wibisono

Analis Bisnis/ Pendiri Pusat Data Bisnis Indonesia (PDBI)

Yahya Agung Kuntadi, Ir., M.M.

Kepala Kantor UGM Kampus Jakarta, Institute of Research and Community LPPM UGM

FOLLOW US

Penangkapan Faisol Tidak Berdasar             Lembaga Negara Bukan Pemungut Upeti!             Cost Recovery Bukan dari APBN             Blok Masela, Akankah mengulang sejarah Freeport?             Kebutuhan Gas Dalam Negeri Harus Diutamakan             Blok Masela Jangan Diserahkan Sepenuhnya Kepada Asing             Hendaknya Jangan Berhenti pada Sisi Produksi             Konsumen Kritik Layanan, Seharusnya Dapat Penghargaan             Saatnya Perusahaan Old School Transformasi ke Dunia Digital             Temuan TPF Novel Tidak Fokus