Kutipan Para Pemimpin Sadis Dunia yang Inspiratif
berita

05 September 2019 16:10
Watyutink.com - Setiap orang memiliki karakter masing-masing. Ada yang baik, ada pula yang jahat. Bagi orang jahat akan selalu dikenal kejahatannya. Tapi siapa sangka beberapa tokoh yang terkenal jahat dan sadis memiliki kutipan yang menginspirasi dan memotivasi bagi yang mengetahuinya.

Tahukah Anda kutipan-kutipan inspiratif dari para tokoh yang terkenal kejahatannya?

Adolf Hitler, “Words build bridges into unexplored regions.”, artinya kata-kata membangun jembatan ke tempat yang belum pernah ditelusuri. Menurut Hitler kata-kata bisa jadi jembatan untuk melakukan hal baru yang melampaui pikiran. Hitler terkenal sebagai seorang diktaktor yang membantai sekitar enam juta orang Yahudi di Eropa selama Perang Dunia ll.

Benito Mussolini, “Better to live a day as a lion than 100 days as a sheep.”, artinya lebih baik hidup sehari sebagai singa daripada 100 hari sebagai domba. Kutipan tersebut dapat dimaknai lebih baik mencoba menghadapi pertaruhan meskipun hanya sekali dari pada hanya hidup biasa saja dan menunggu saatnya jatuh. Mussolini terkenal sebagai seorang diktaktor dan pemimpin Partai Fasis Nasional di Italia 1922-1943.

Baca Juga

Oliver Cromwell, “He who stops being better stops being good.”, artinya ia yang berhenti melakukan lebih maka berhenti menjadi lebih baik. Merasa puas akan hasil yang dicapai merupakan suatu kesalahan. Menurut Oliver kepuasan tersebut merupakan sebuah tanda berhenti untuk menjadi lebih baik. Oliver sendiri merupakan seorang diktaktor pemimpin militer Inggris yang terkenal sebagai perancang eksekusi pemimpin monarki.

Attila The Hunt, “It takes less courage to criticize the decisions of the others than to stand by your own.”, artinya hanya membutuhkan sedikit keberanian untuk mengkritik keputusan orang lain dari pada diri sendiri. Mengritik orang lain sangatlah mudah tetapi menerima kritikan dari orang lain atas keputusan sendiri membutuhkan keberanian yang sangat besar. Attila sendiri merupakan pemimpin perang sadis yang berkuasa di Eropa pada abad ke-4 sampai ke-5.

Joseph Stalin, “Ideas are more powerful than guns. We should not let our enemies have guns, why should we let him have ideas.”, artinya ide itu lebih kuat dari pada pistol. Kita tidak ingin musuh punya pistol, mengapa kita membiarkannya punya ide. Ide bisa jadi senjata yang mampu memecahkan permasalahan. Dari pada memberikan ide kepada orang lain, lebih baik menggunakannya untuk diri sendiri. Stalin merupakan pemimpin Uni Soviet yang terkenal akan kekejamannya dan merupakan lawan tangguh Adolf Hitler dalam Perang Dunia ll.

Mao Zedong / Mao Tse-Tung, “To read too many books is harmful.”, artinya membaca terlalu banyak buku itu membahayakan. Pada dasarnya membaca buku merupakan salah satu cara untuk menambah pengetahuan. Akan tetapi kita wajib cermat memilih buku karena terkadang buku tidak sesuai landasan kebenaran yang kuat. Zedong merupakan seorang revolusioner dan pendiri Republik China.

Setiap orang pasti memiliki sisi jahat, akan tetapi jangan sampai sisi jahat tersebut membuat kita melupakan sisi baiknya.

(Zaki)

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Christianto Wibisono

Analis Bisnis/ Pendiri Pusat Data Bisnis Indonesia (PDBI)

Didin S. Damanhuri, Prof., Dr., SE., MS., DEA

Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM) IPB

Riza Annisa Pujarama

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)

FOLLOW US

Revisi UU KPK, Ancaman Terhadap Demokratisasi oleh Oligarki Predatoris             Presiden sedang Menggali Kuburnya Sendiri             Duet Tango DPR & KPK             Utamakan Tafsir Moral ketimbang Tafsir Hukum dan Ekonomi             Langkah Menkeu Sudah Benar dan Fokuskan pada SKM 1             Industri Rokok Harus Tumbuh atau Dibiarkan Melandai             Perizinan Teknis Masih Kewenangan Daerah             Kiat Khusus Pangkas Birokrasi Perizinan di Indonesia             Politik Etika vs Politik Ekstasi              Kebutuhan Utama : Perbaiki Partai Politik