Lakukan Cara Ini agar Terhindar dari Ponsel Black Market alias Ilegal
berita

03 July 2019 15:30
Watyutink.com – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menegaskan akan segera memblokir ponsel ilegal atau yang juga disebut black market (BM). Direktur Industri Elektronika dan Telematika, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Jan Suryanto, mengatakan rencana tersebut akan diterapkan mulai Agustus 2019.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menjelaskan ponsel yang kedapatan ilegal atau dibeli di luar negeri bakal tidak bisa digunakan di Indonesia. Pasalnya pemerintah akan menerapkan aturan nomor International Mobile Equipment Identity (IMEI) yang dapat mengidentifikasi apakah sebuah ponsel legal atau tidak.

Kominfo mengatakan dalam penerapan aturan IMEI akan melibatkan operator karena MSISDN (mobile subscriber integrated services digital network number) itu dikelola oleh operator.

Hal ini tentu harus menjadi perhatian konsumen, terutama yang akan membeli ponsel atau handphone baru. Jangan sampai kejadian, kita membeli handphone ilegal yang nantinya tidak bisa digunakan untuk aktivitas sehari-hari.

Tahukah Anda, bagaimana caranya mengetahui sebuah ponsel legal atau ilegal?

Harry SW, pengamat perangkat digital dari PonselMu, mengatakan ada sejumlah cara untuk mengetahui apakah sebuah ponsel legal atau ilegal. Harry menyebut sebuah ponsel legal selalu memiliki garansi resmi. Jika ada ponsel yang dijual tanpa garansi resmi maka patut dicurigai produk tersebut adalah ilegal.

Herry SW juga membagikan tips untuk mengetahui legal atau tidaknya sebuah ponsel. Cara pertama adalah cek kardusnya dan cari stiker IMEI. Jika tertera keterangan “dirakit di Indonesia” atau “diproduksi di Indoensia” maka dipastikan ponsel tersebut legal dan bergaransi resmi. Jika diproduksi atau dirakit di dalam negeri maka Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) hardware karena proses manufaktur.

Cara berikutnya menurut Herry adalah mengecek nomor IMEI. Pembeli bisa mengecek nomor IMEI di situs resmi Kemenperin. Atau bisa juga dengan menekan *#060# pada ponsel.

Cara lain adalah dengan mencek kode IMEI melalui ponsel. Namun cari ini berbeda-beda tergantung merek ponsel. Untuk merek Samsung, caranya klik Settings -  About Phone (Tentang Ponsel) - Cari kode IMEI. Untuk ponsel Xiaomi, caranya buka Settings -  About Phone - Status - Kode IMEI. Sedangkan untuk  iPhone, bisa dilakukan dengan mengklik Setting (Pengaturan) - General (Umum) -  About, nomor IMEI akan terlihat di laman tersebut.

Setelah kode didapat, akses situs www.kemenperin.go.id/imei. Masukkan nomor IMEI ke situs ini dan akan muncul informasi mengenai legalitas ponsel.

Cara berikutnya adalah mengecek distributor. Herry menyebut beberapa merek ponsel tidak dirakit atau diproduksi di Indonesia. Ponsel dari China, seperti Oppo dan Huawei, diimpor secara penuh oleh distributor di Indonesia. Selanjutnya ponsel tersebut menjalani TKDN di Batam.

Kedua merek ini  diimpor oleh distributor resmi, yakni PT Indonesia Oppo Electronics dan PT Sat Nusapersada sehingga kedua merek tersebut memiliki garansi resmi. Jika membeli ponsel dengan kedua merek tersbeut pastikan ada stiker distributor resminya.

Cara lain agar terhindar dari ponsel black market adalah dengan membeli di gerai ponsel offline resmi yang banyak beroperasi di Indonesia.

SHARE ON
OPINI PENALAR

PILIHAN REDAKSI

close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PILIHAN REDAKSI

PENALAR TERPRODUKTIF

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia

Tabrani Yunis

Pengelola majalah POTRET dan Majalah Anak Cerdas. Direktur Center for Community Development and Education (CCDE) Banda Aceh

Nanang Djamaludin

Direktur Eksekutif Jaringan Anak Nusantara (JARANAN), Konsultan Keayahbundaan dan Perlindungan Anak.

FOLLOW US

Tim Teknis Bikin Boros Anggaran Saja             Presiden dan Kapolri Perlu Ambil Sikap Tegas             Fungsi Hutan Tidak Hanya dari Aspek Ekonomi              Kodim Lakukan Pendekatan Pembinaan Teriorial Bukan Pendekatan Operasi Tempur             Lingkungan Baik Ciptakan Anak Sehat             Anak Memiliki Bakat dan Kecerdasan yang Berbeda             Indonesia Bakal Menuai Musibah Electronic Sports             Pemekaran Kodim vis a vis Visi Pertahanan Negara Poros Maritim Dunia             Menggugat Peran Keluarga  Dalam Perlindungan Anak             Anak, Tanggung Jawab Bersama