Makan Telur, Daging, Jeruk dan Apel Saat Isoman, Bantu Percepat Penyembuhan Covid-19
berita
Sumber Foto : Shutterstock
18 July 2021 17:00
Watyutink.com - Saat terjadi lonjakan kasus Covid-19 seperti saat ini mencari rumah sakit yang bisa merawat pasien bukan perkara mudah. Hampir semua rumah sakit penuh sehingga pasien Covid-19 dengan gejalan ringan disarankan melakukan isolasi mandiri atau isoman. 

Berbeda dengan perawatan di rumah sakit atau fasilitas kesehatan yang selalu dipantau, isoman menjadikan pasien harus lebih peduli terhadap dirinya sendiri. Pasalnya saat isoman tidak ada tenaga kesehatan yang rutin memantau kondisi pasien, salah satunya soal asupan gizi. 

Padahal asupan gizi sangat penting dalam proses penyembuhan pasien Covid-19. Asupan gizi bisa diperoleh dari makanan yang dikonsumsi setiap hari. Sehingga menjaga pola makan bagi pasien Covid-19 yang tengah melakukan isoman sangat penting dilakukan. 

Tahukah Anda apa saja jenis makanan yang harus dimakan saat isoman? 

Ahli gizi dari Rumah Sakit Metropolitan Medical Centre (RS MMC) Jakarta, dr. Raissa E. Djuanda, M.Gizi, SpGK mengatakan selama isolasi mandiri mengkonsumsi makanan dengan gizi seimbang wajib dilakukan orang yang terpapar Covid-19. Makanan seperti buah dan sayuran bisa menjadi pilihan lantaran mampu meningkatkan sistem imun atau kekebalan tubuh. 

Buah seperti apel dan anggur memiliki kandungan antioksidan tinggi. Sedangkan jeruk kaya akan vitamin C yang penting untuk memperkuat sistem imun. Jenis buah-buahan tersebut menurut dr Raissa bisa menjadi pilihan selama melakukan isoman lantaran bisa mempercepat proses penyembuhan. 

Tidak hanya buah, makanan yang berprotein dan berkarbohidrat juga harus dikonsumsi. Dr Raissa menyebut telur juga mampu memperkuat sistem imun. Telur memiliki kandungan protein dan asam amino yang dibutuhkan tubuh. 

Sebutir telur juga memiliki kandungan sekitar 54 kalori dan vitamin A yang baik bagi tubuh. Tidak ada salahnya mengombinasikan dengan makanan yang mengandung karbohidrat. Pasalnya karbohidrat adalah sumber energi utama manusia. Makanan berkarbohidrat bisa dikonsumsi tiga sampai empat kali sehari. 

Dr Raissa juga menyarankan saat isoman pasien mengonsumsi makanan dengan protein, baik hewani maupun nabati, seperti aneka kacang-kacangan dan susu. Dr Raissa menuturkan, saat isolasi mandiri, dianjurkan sekali makan kacang-kacangan dan daging sapi. Sebab, daging sapi memiliki kandungan zink. 

Sedangkan kacang-kacangan memiliki kandungan vitamin yang banyak. Dr Raissa mencontohkan kacang kedelai yang kaya kandungan gizi dan vitamin E. Selain itu, kacang-kacangan adalah sumber protein dan asam amino yang bagus untuk tubuh. 

Pemilik akun media sosial atau medsos @dr.raissadjuanda ini menegaskan pasien isoman wajib mengatakan tidak pada alkohol. Pasalnya salah satu hal yang menghambat penyembuhan Covid-19 menurut dr. Raissa adalah mengkonsumsi alkohol. Oleh karena itu segala bentuk makanan atau minuman yang mengandung alkohol sangat tidak disarankan dikonsumsi saat isolasi mandiri di rumah.

Boleh-boleh saja mengonsumsi suplemen vitamin tapi menurut dr Raissa sifatnya hanya tambahan. Pasalnya aneka vitamin dan kandungan gizi yang terbaik justru terdapat pada bahan makanan utama. Suplemen seperti Omega 3, Vitamin B1 Komplek, dan Vitamin C, Vitamin D, dan Zink yang bisa didapat di berbagai pusat perbelanjaan boleh dikonsumsi. Tapi asupan utama tetaplah makanan. 

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF