Manfaat Olahan Daging Laron, Sehatkan Tulang, Otot, Sistem Imum dan Cegah Rambut Rontok
berita
Laron
12 July 2020 17:32
Watyutink.com - Siapa yang tak kenal laron. Serangga ini biasanya muncul di malam hari saat musim hujan dan mencari sumber cahaya, seperti lampu. Jika hanya satu du ekor mungkin tidak mengapa. Tapi laron kerap datang dalam jumlah banyak. Itulah sebabnya orang selalu berusaha mengusir laron dari dalam rumah. 

Di beberapa daerah laron justru dijadikan bahan makanan. Serangga ini diolah menjadi berbagai jenis panganan, seperti rempeyek atau botok. Para ahli menyebut laron kaya akan nutrisi. Itulaj sebabnya memakan olahan laron diyakini bermanfaat bagi kesehatan. 

Tahukah Anda, apa manfaat makan laron bagi kesehatan? 

Orang Jawa sudah lama percaya akan khaisat laron bagi kesehatan. Laron diyakini sebagai sumber protein yang bermanfaat bagi tubuh. Menurut penelitian para ahli, selain protein, laron juga mengandung vitamin B, asam amino, asam olet, dan asam linoleat.

Beragam nutrisi itu membuat laron kerap dikonsumsi dengan berbagai alasan, salah satunya untuk meningkatkan kekebalan tubuh atau sistem imun. Kandungan protein tinggi dalam daging laron berguna mencegah masuknya berbagai virus dan bakteri jahat tumbuh dalam tubuh. Sehingga tubuh tidak mudah sakit dan lebih bugar. 

Kandungan protein dalam laron juga sangat baik untuk kesehatan tulang dan otot. Kedua organ tersebut sangat penting untuk aktivitas sehari-hari. Itulah sebabnya kesehatannya harus selalu dijaga agar tidak mudah cedera, seperti terkilir, salah gerak, kaku, memar atau gangguan yang lain. 

Mengonsumsi daging laron diyakini dapat meminimalisir rasa sakit yang muncul akibat gangguan otot. 

Mengonsumsi.daging laron juga berguna untuk kesehatan rambut. Protein hewani dalam laron akam menguatkan akar rambut dan mencegahnya rontok. Protein hewani berguna mensuplai gizi untuk kulit kepala dan menjadikannya lebih sehat. Rambut akan berkilau, kuat dan tidak bercabang.

Jika Anda bosan dengan daging ayam, sapi, atau ikan tidak ada salahnya mencoba laron. Pasalnya serangga ini juga mampu meningkatkan selera makan. Makan daging laron dipastikan menciptakan sensasi yang tidak ada pada daging hewan lain
 
Daging laron juga bisa menjadi alternatif makanan saat diet atau menurunkan berat badan. Daging laron memiliki tekstur dan kandungannya pun sangat berbeda. Jika Anda memilih untuk hidup sehat tidak ada salahnya mencoba daging laron.

Laron biasanya diolah menjadi rempeyek. Buat adonan seperti umumnya rempeyek. Lalu campur dengan laron yang telah dipisahkan sayapnga. Aduk dengan rata dan goreng hingga kering.  

Laron juga bisa diolah menjadi botok. Siapkan bahan-bahan berupa, laron yang telah rontok sayapnya, petai cina, daun melinjo diiris tipis, daun bawang diiris tipis. Siapkan pula bumbunya, cabai, bawang merah dan bawang putih, gula merah serta garam secukupnya. 

Haluskan semua bumbu lalu campur dengan bahan-bahan. Bungkus dengam daun pisan lalu kukus selama sekitar 20 menit dengan api sedang. Jika sudah matang, angkat dan sajikan selagi hangat.


 

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Budi Arie Setiadi

Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Indonesia

Edgar Ekaputra

Pakar Industri Keuangan dan Ekonomi, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI

Lia KIan, Dr.

Staf Khusus Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila