Manfaat Petai Bagi Kesehatan, Cegah Kanker, Diabetes, dan Hipertensi Tapi juga Bisa Picu Gangguan Ginjal dan Asam Urat
berita
Sumber Foto : Shutterstock
29 September 2021 16:35
Watyutink.com – Petai atau pete adalah bahan makanan yang sudah sangat populer di Indonesia. Meski memiliki bau menyengat yang khas, namun banyak orang sangat menggemari petai. Terutama jika dinikmati bersama nasi hangat, sambal, lalapan dan aneka lauk pauk seperti ikan atau ayam goreng.

Ternyata selain enak dimakan, petai juga kaya manfaat bagi kesehatan. Hal ini lantaran sayuran berbentuk pipih berwarna hijau ini memiliki kandungan gizi dan nutrisi yang berguna untuk menjaga keburan tubuh. Itulah sebabnya meski mengakibatkan mulut berbau kurang sedap, makan petai sangat dianjurkan.

Tahukah Anda, apa saja manfaat makan petai bagi kesehatan?

Para ahli gizi menyebut petai memiliki beragam kadungan gizi. Dalam sayuran bernama latin Parkia speciosa ini terdapat nutrisi seperti Air, Energi, Protein, Lemak, Karbohidrat, Serat, Kalsium, Fosfor, Natrium, dan Kalium. Kandungan gizi ini pula yang menyebabkan petai seringkali dimanfaatkan untuk bahan baku obat tradisional.

Petai juga mengandung mineral lainnya seperti karoten, vitamin B kompleks, vitamin C, dan niasin yang punya manfaat tak kalah penting untuk kesehatan tubuh. Salah satu manfaat petai adalah sebagai sumber antioksidan yang berguna menjaga tubuh dari paparan radikal bebas penyebab berbagai penyakit kornis, seperti diabetes, aterosklerosis dan kanker. Penelitian yang pernah dilakukan para ahli, kandungan antioksidan dalam petai paling tinggi dibandingkan sayuran lainnya.

Manfaat petai yang lain adalah mengendalikan gula darah. Sebuah riset yang dilakukan peneliti dari University College of Medical Science, Malaysia membuktikan petai sangat baik dalam mengontrol kadar gula dalam darah. Ekstrak kloroform petai dapat menurunkan kadar glukosa darah secara signifikan. Hal itu lantaran kandungan beta-sitosterol dan sitgmasterol dalam petai saling bekerja sama. Itulah sebabnya mengonsumsi petai sangat baik bagi penderita diabetes atau penyakit kencing manis.  

Petai juga berguna untuk melawan bakteri. Ekstrak biji petai diketahui mengangung senyawa hexathionine dan trithiolane yang memiliki kemampuan antibakteri. Senyawa tersebut mampu menekan pertumbuhan bakteri jahat, seperti Salmonella, Escherichia, dan Chlamydia.

Petai juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung. Hal ini lantaran petai memiliki kandungan kalium. Senyawa tersebut dikenal sebagai mineral esensial yang dibutuhkan untuk meningkatkan fungsi kerja organ tubuh. Mengonsumsi petai berguna untuk menjaga tekanan darah. Kalium juga mampu merenggangkan dinding pembuluh darah. Hal itu dikertahui mampu menurunkan tekanan darah sehingga bisa menurunkan risiko penyakit jantung dan penyakit tekanan darah tinggi atau hipertensi.  

Petai juga memiliki kandungan sukrosa, fruktosa, dan glukosa. Hal ini menyebabkan petai mampu menjaga stamina tubuh. Riset yang dilakukan membuktikan petai menghasilkan energi instan selama 90 menit. Selain itu petai juga mampu meningkatkan daya tahan tubuh lantaran mengandung gula, serat, vitamin dan mineral. Kandungan nutrisi tersebut disebutkan lebih besar dibandingkan yang terdapa dalam apel. 

Petai juga mampu menenangkan suasana hati dan mencegah depresi. Hal ini sebabkan, petai mengandung tripofan, dan asam amino. Nutrisi tersebut oleh tubuh akan diubah menjadi zat serotonon yang bermanfaat untuk membuat tubuh menjadi rileks. Manfaat ini juga sangat baik digunakan untuk mengatasi gangguan tidur atau insomnia. Pasalnya makanan yang mengandung triptofan seperti petai dapat membantu memberikan efek menenangkan yang alami serta membantu meningkatkan kualitas tidur.

Meski mempunyai beragam kandungan nutrisi, para ahli menyarankan petai tidak dimakan secara berlebihan. Pasalnya petai mengandung asam amino yang cukup tinggi. Hal ini berisiko menyebabkan gangguan ginjal. Petai juga tinggi kandungan purin yang diketahui menyebabkan gangguan asam urat. Itulah sebabnya orang dengan riwayat gangguan asam urat sebaiknya tidak mengonsumsi petai.

 

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF