Masakan Pedas Bisa Bantu Turunkan Berat Badan tapi Jangan Berlebihan
berita

17 August 2019 18:00
Watyutink.com - Selama ini banyak yang beranggapan mengonsumsi masakan pedas dapat menurunkan berat badan. Hal inilah yang menyebabkan orang yang ingin menurunkan berat badan cenderung memperbanyak makan makanan pedas.

Padahal sebetulnya belum ada penelitian secara ilmiah yang membuktikannya. Meski demikian, hal tersebut terlanjur dipercaya.

Tahukah Anda, sebenarnya makanan pedas bisa turunkan berat badan adalah fakta atau hanya mitos belaka?

Meski belum ada pembuktian secara medis namun ada sejumlah alasan yang membuat makanan pedas diyakini dapat menurunkan berat badan. Pasalnya bumbu masakan pedas, seperti cabai dan lada dikenal mengandung capsaicin. Senyawa inilah yang dikenal ampuh menurunkan berat badan.

Penelitian menunjukkan capsaicin dapat menurunkan asupan kalori dan membuat kenyang lebih cepat. Hal ini lantaran efek sensasi rasa panas yang diberikan capsaicin pada saluran cerna. Selain itu capsaicin juga dapat menghambat rasa lapar dan menurunkan nafsu makan.

Selain itu, capsaicin juga mempercepat proses metabolisme tubuh. Metabolisme adalah proses yang mengubah kalori dari makanan menjadi energi. Peningkatan temperatur tubuh saat mengonsumsi capsaicin dapat meningkatkan metabolisme tubuh hingga lima persen.

Mengonsumsi masakan pedas juga bisa membantu membakar lemak. Penelitian menunjukkan mengonsumsi masakan pedas dapat menurunkan lingkar pinggang dan menjadikan bentuk tubuh lebih ideal. Hal ini karena capsaicin bisa meningkatkan pembakaran lemak hingga 16 persen. Selain itu capsaicin juga bermanfaat mencegah penumpukan lemak di tubuh.

Meski terbukti ampuh menurunkan berat badan, konsumsi makanan pedas tetap harus dalam jumlah wajar dan dimakan secara wajar pula.

Memakan masakan pedas dalam jumlah berlebihan dapat memicu masalah pencernaan. Penyakit diare dan gangguan pencernaan lainnya seperti iritasi lambung  bisa muncul akibat makanan pedas. Bahkan dalam kondisi parah bisa memicu kanker lambung.

Itulah sebabnya kendalikan keinginan makan masakan pedas secara berlebihan. Jika ingin menggunakannya untuk program diet sebaiknya konsultasikan dengan dokter.

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Christianto Wibisono

Analis Bisnis/ Pendiri Pusat Data Bisnis Indonesia (PDBI)

Didin S. Damanhuri, Prof., Dr., SE., MS., DEA

Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM) IPB

Riza Annisa Pujarama

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)

FOLLOW US

Presiden sedang Menggali Kuburnya Sendiri             Duet Tango DPR & KPK             Utamakan Tafsir Moral ketimbang Tafsir Hukum dan Ekonomi             Langkah Menkeu Sudah Benar dan Fokuskan pada SKM 1             Industri Rokok Harus Tumbuh atau Dibiarkan Melandai             Perizinan Teknis Masih Kewenangan Daerah             Kiat Khusus Pangkas Birokrasi Perizinan di Indonesia             Politik Etika vs Politik Ekstasi              Kebutuhan Utama : Perbaiki Partai Politik             Pengaruh High Class Economy dalam Demokrasi di Indonesia (Bagian-1)