Mayones Bikin Makanan Jadi Sehat dan Lezat, tapi Hati-hati Ada juga Bahayanya
berita
Mayones/ Net
02 April 2021 08:00
Watyutink.com - Penggemar wisat kuliner pasti tidak asing dengam mayones atau mayonais. Pasalnya saus berwarna putih ini kerap disajikan bersama makanan Eropa, seperti sandwich, salad dan pizza. Selain itu makanan Jepang seperti okonomiyaki, yakisoba, takoyaki, dan ebi furai juga kerap disajikan dengan mayones. 

Mayones dibuat dengan bahan dasar telur, cuka, dan minyak nabati. Biasanya yang digunakan adalah minyak zaitun atau olive oil. Terkadang juga ditambahkan sari buah lemon atau mustrad. Selain menjadikan makanan lebih bercita rasa, mayones juga membuat makanan lebih sehat. Terutama jika yang digunakan adalah bahan alami. 

Namun mayones juga bisa berbahaya bagi kesehatan. Apalagi jika mayones dikonsumsi dalam jumlah berlebihan. Selain itu orang dengan kondisi tertentu juga sebaiknya tidak mengonsumsi mayones. 

Tahukah Anda, apa manfaat mayones bagi kesehatan dan apa pula risikonya? 

Mayones diketahui terbuat dari minyak, kuning telur, jus lemon atau cuka, garam dan mustard. Secangkir mayones mengandung 1440 kalori, 24 gram lemak jenuh, dan 160 gram lemak. Selain itu mayones juga mengandung vitamin dan mineral. Dalam 100 gram mayones terkadung 20 gram kalium, 635 miligram natrium, satu gram protein, 42 miligram kolesterol, serta masing-masing  satu persen vitamin A, B12, D, E, K, dan zat besi.

Beberapa jenis mayones seperti  light mayonnaise, memiliki kandungan kalori yang lebih sedikit. Sedangkan reduced fat mayonnaise memiliki kalori dan lemak jenuh rendah. Ada pula mayones yang berbahan sayur seperti veg mayones.

Berbagai kandungan nutrisi tersebut menjadikan mayones bermanfaat bagi kesehatan. Salah satunya membantu tubuh menyerap nutrisi seperti vitamin A, D, E, dan K. Semua vitamin tersebut akan larut dalam lemak. Sehingga tubuh membutuhkan lemak agar vitamin-vitamin tersebut terserap dengan baik.

Mayones juga dapat membantu memperkuat sistem imun atau kekebalan tubuh. Pasalnya mayones mengandung jus lemon dan minyak zaitun yang mampu meningkatkan sistem imun. Sedangkan kandungan vitamin C dan omega 3 dapat menghindarkan tubuh dari penyakit akibat patogen mikroorganisme.

Sedangkan kuning telur yang digunakan membuat mayones sangat diperlukan untuk menjaga kesehatan tulang. Pasalnya kuning telur tidak hanya tinggi protein tetapi juga banyak mengandung mineral penting yang bermanfaat untuk kesehatan tulang.

Mayones juga dapat meningkatkan nafsu makan. Hal ini lantaran rasa asam dan manis dalam mayones dapat menambah cita rasa. Kandungan minyak mayones memiliki palatabilitas  atau kemampuan untuk merasa, mencicipi, mengecap makanan yang tinggi dan membuat orang ingin mencicipi.

Namun mengonsumsi mayones juga mempunyai risiko bagi kesehatan. Orang yang sedang menjalani program diet sebaiknya tidak mengonsumsi mayones. Kandungan lemak tinggi dalam mayones dikhawatirkan justru merusak program diet yang dilakukan. 

Meskipun mayones dibuat menggunakan minyak cair yang tidak seluruhnya terbuat dari lemak jenuh. Minyak zaitun yang kerap ditambahkan dalam mayones memiliki kandungan lemak yang tinggi serta 124 kalori setiap sendok makan. 

Mengonsumsi mayones dalam jumlah besar juga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan arteri koroner. Penelitian yang dilakukan University of Maryland Medical Center, Amerika Serikat menyebutkan, mayones yang mengandung natrium dapat menyebabkan penyakit tekanan darah tinggi atau hipertensi. 

Sedangkan telur yang digunakan untuk membuat mayones dikhawatirkan juga menyebabkan beberapa penyakit seperti diare, demam, dan infeksi bakteri salmonella. 

Melihat beberapa penjelasan tersebut maka tidak masalah kita mengonsumsi mayones. Namun tetap dalam jumlah secukupnya dan tidak berlebihan. Namun bagi Anda yang memiliki masalah dengan kalori sebaiknya tidak mengonsumsi mayones.

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF