Mendol, Makanan dari Tempe Busuk yang Sehatkan Jantung, Cegah Kanker, Hipertensi dan Stroke
berita

01 September 2021 16:00
Watyutink.com - Warga Jawa Timur pasti sudah kenal dengan Mendol. Makanan berbahan dasar tempe ini sangat populer di berbagai kota, seperti Surabaya, Malang, Jember dan kota lain di bagian timur pulau Jawa itu. Rasanya yang gurih membuat banyak orang tertarik bahkan ketagihan menikmati mendol.

Memang banyak makanan yang terbuat dari tempe, namun mendol tergolong unik. Pasalnya bukan sembarang tempe yang digunakan, melainkan tempe yang sudah busuk. Namun meski terbuat dari tempe busuk bukan berarti mendol berbahaya. Sebaliknya mendol justru mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan.

Tahukah Anda, apa manfaat mendol bagi kesehatan?

Mendol adalah makanan yang cukup digemari di Jawa Timur. Bentuknya saat sudah matang terkadang mirip dengan perkedel. Terutama jika mendol dibuat berbentuk bulat agak pipih.

Mendol dibuat menggunakan bumbu atau rempah-rempah yang sudah lazim digunakan untuk memasak, seperti kencur, bawang, bawang merah, ketumbar, jeruk purut, garam dan sedikit gula putih, cabe besar merah secukupnya dan cabe rawit. Namun yang paling membedakan mendol adalah bahan dasarnya, yakni tempe yang sengaja dibiarkan sampai basi atau busuk.

Rasa masam dari tempe busuk itulah yang membuat mendol mempunyai banyak penggemar. Biasanya mendol disantap bersama nasi hangat, lalap kangkung, sambal terasi atau sayur asem. Biasanya mendol digoreng kering hingga muncul warna kulit agak kehitaman dan tekstur yang renyah.

Penggunan tempe yang mulai busuk atau basi ternyata menjadikan mendol kaya manfaat bagi kesehatan. Saat mulai membusuk, tempe akan berfermentasi. Akibatnya muncul zat atau senyawa yang berguna bagi tubuh. Itulah sebabnya makan mendol diyakini baik untuk menjaga kebugaran tubuh, salah satunya meningkatkan metabolisme energi.

Kandungan riboflavin atau vitamin B2 dalam mendol mempunyai peranan penting untuk metabolisme energi. Riboflavin juga diperlukan tubuh untuk mengolah karbohidrat, lemak dan protein menjadi energi yang diperlukan untuk aktivitas sehari-hari. Vitamin B2 juga diperlukan untuk  pembentukan sel dalam darah.

Mendol juga kaya akan kandungan  isoflavon. Senyawa ini sangat penting untuk memperbaiki sel yang rusak. Isoflavon juga berguna melawan berbagai sel kanker yang menyerang rahim, payudara dan prostat.

Mendol juga kaya kandungan magnesium yang berguna menurunkan tekanan darah. Itulah sebabnya makan mendol sangat baik bagi penderita darah tinggi atau hipertensi. Magnesium dalam mendol juga bermanfaat mencegah pembekuan darah, komplikasi diabetes serta menjaga kekuatan tulang.

Magnesium juga berperan membantu sistem kardiovaskular dan menjaga kesehatan jantung. Senyawa magnesium membantu menjaga jantung selalu sehat dan sehingga berfungsi dengan baik.

Mendol juga memiliki kandungan protein yang mampu menurunkan kolesterol jahat. Sebaliknya, protein dalam mendol bisa meningkatkan kandungan kolesterol baik. Itulah sebabnya rutin makan mendol bisa meminimalisir terjadinya stroke dan serangan jantung.

Mendol juga baik untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan. Enzim yang dihasilkan
jamur rhizopus oligopurus atau ragi dalam mendol mampu mengikat lemak dan kolesterol. Enzim tersebut berguna untuk menjaga kesehatan usus. Sedangkan kandungan antioksidan dan antibiotik menjadikan mendol berguna mengatasi perut kembung. Selain itu makan mendol juga bisa mencegah kelebihan berat badan.

Kandungan magnesium juga mampu melemaskan otot usus. Hal ini membuat perut terhindar dari sembelit atau susah buang air besar (BAB). Makan mendol membuat ritme usus halus lebih terjaga.

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF