Meski Sehat, Daging Ayam Sebaiknya Tidak Dimakan Setiap Hari, Bisa Picu Gangguan Kesehatan
berita
Ilustrasi/ Net
19 January 2021 17:00
Watyutink.com – Daging ayam adalah salah satu makanan yang paling banyak ditemui. Mulai dari warung makan pinggir jalan, warung tegal atau warteg, restoran cepat saji hingga rumah makan mewah dipastikan menyediakan makanan berbahan daging ayam, meski dengan menu dan cara penyajian yang berbeda-beda.

Daging ayam adalah pula makanan yang paling banyak digemari. Aroma daging ayam dan rasanya yang renyah dipastikan menggugah selera siapa pun untuk menikmatinya. Selain itu harga jual daging ayam juga relatif terjangkau. Jika dibandingkan dengan jenis daging lainnya, ayam tergolong lebih murah. Tak heran jika banyak rumah tangga menjadikan ayam sebagai menu makan harian.

Namun ternyata makan daging ayam terlalu sering, apalagi setiap hari ternyata tidak baik untuk kesehatan. Para ahli kesehatan mengatakan mengonsumsi daging ayam setiap hari meningkatkan potensi dan risiko beberapa jenis penyakit. Itulah sebabnya tidak disarankan makan ayam setiap hari.

Tapi tahukah Anda, apa bahanya makan ayam setiap hari?

Sebenarnya daging ayam adalah makanan yang menyehatkan. Daging ayam adalah bahan makanan yang kaya akan asam amino atau protein yang bermanfaat untuk pembentukan otot tubuh. Protein di dalam ayam juga berfungsi untuk memecah racun dalam tubuh. Selain itu daging ayam juga mengandung vitamin C dan E yang berfungsi sebagai antioksidan untuk menangkal radikal bebas yang menjadi salah satu pemicu kanker.

Perlu diperhatikan pula jenis ayam apa yang dikonsumsi.  Ayam negeri atau broiler saat masih dipeternakan seringkali disuntik hormon dan antibiotik. Hal ini agar ayam tetap sehat dan tumbuh besar dengan cepat. Mengonsumsi ayam yang disuntikkan hormon dapat menganggu kesehatan dan meningkatkan resiko terserang berbagai penyakit.

Sedangkan, ayam kampung cenderung dilepas bebas tanpa disuntik. Sayangnya ayam yang dilepas akan memakan apa saja yang ditemuinya . Akibatnya dagingnya pun dapat menjadi ancaman bagi kesehatan. Jenis yang paling baik untuk kesehatan adalah ayam organik dan ayam probiotik. Sebab jenis makanan dan tempat tinggalnya dijaga dengan baik sehingga menjadikan kedua ayam ini lebih sehat.

Dari semua bagian ayam, dada adalah bagian yang paling sehat. Sedangkan bagian paling jahat bagi kesehatan adalah kulit dan bagian yang berlemak. Itulah sebabnya, meski enak sebaiknya jangan teralalu sering makan kulit ayam

Fakto lain yang diperhatikan dalam mengkonsumsi ayam adalah cara memasaknya. Ayam yang dimasak dengan cara digoreng dan dikonsumsi setiap hari tentu tidak baik untuk tubuh. Pasalnya menggoreng dapat meningkatkan kadar lemak dan kolesterol buruk di dalam tubuh. Hal ini dapat menaikkan risiko penyakit jantung. Akan lebih baik jika ayam diolah dengan cara dikukus, direbus, atau dipanggang.

Akan lebih baik daging ayam tidak dikonsumsi terlalu sering, apalagi setiap hari. Mengonsumi makanan yang sama setiap hari akan menjadikan tubuh hanya mendapatkan asupan gizi dan nutrisi yang itu-itu saja. Sebaiknya menu makan dikombinasikan atau divariasikan. Selain mencegah rasa bosan, menu makan bervariasi menjadikan tubuh mendapat asupan gizi dan nutrisi yang beragam. Sebaiknya menu daging ayam di selingi pula dengan ikan dan sayuran.

Selain itu daging ayam jangan dimakan dalam porsi berlebihan, sebaiknya makan secukupnya saja. Ingatlah bahwa segala sesuatu yang berlebihan, meskipun sehat, tentu tidak baik. Jadi makan ayam secukupnya saja, tidak perlu setiap hari.

SHARE ON
OPINI PENALAR

PILIHAN REDAKSI

close

PENALAR

PILIHAN REDAKSI

PENALAR TERPRODUKTIF

Abdillah Ahsan, Dr., S.E, M.S.E.

Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas indonesia, Peneliti Lembaga Demografi FEB UI