Metode Kanguru, Alternatif Pengganti Inkubator Perawatan Bayi Prematur
berita

27 January 2020 08:00
Watyutink.com - Angka kematian bayi prematur, atau bayi yang lahir sebelum usia kandungan 37 minggu, ditambah dengan berat badan yang rendah, hingga kini masih cukup tinggi. Biasanya, bayi yang lahir prematur akan ditempatkan diinkubator untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, ada beberapa kasus di mana inkubator juga memiliki risiko terhadap bayi.

Tahukah Anda, bahwa metode kanguru bisa menggantikan fungsi inkubator?

Merawat bayi prematur dengan metode kanguru memang cukup sederhana dan tidak mahal. Cara melakukannya juga cukup mudah, yakni dengan menempatkan bayi di antara payudara ibu. Kontak kulit antara ibu dan bayi sangat diperlukan, jadi dada ibu dan bayinya tidak boleh terhalang oleh kain apa pun. 

Dengan begitu, bayi akan mendapatkan kehangatan yang cukup, dan suhu panas yang sesuai. Selain itu, posisi bayi yang berada di antara payudara ibu juga dapat merangsang produksi ASI. Sehingga bayi bisa mendapatkan ASI saat ia menginginkannya. 

Agar si kecil tumbuh seperti bayi yang terlahir normal, ada baiknya metode kangguru ini dilakukan satu jam setiap harinya. Namun semakin lama durasi melalukan metode kanguru ini, akan semakin baik bagi bayi. Metode ini harus dilakukan secara bertahap dan terus menerus hingga usia kandungan bayi mencapai 40 minggu. Tak hanya ibu, ayah juga bisa melakukannya untuk memberikan kehangatan. (grh)

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Budi Arie Setiadi

Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Indonesia

Edgar Ekaputra

Pakar Industri Keuangan dan Ekonomi, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI

Lia KIan, Dr.

Staf Khusus Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila