Minum Air Jahe Hangat Secara Rutin, Bisa Cegah Kanker, Diabetes, Penyakit Jantung dan Tingkatkan Kekebalan Tubuh
berita
Ilustrasi/ Net
25 February 2021 08:00
Watyutink.com – Kesehatan adalah sesuatu yang sangat penting. Itulah sebabnya upaya untuk menjaga agar tubuh tetap sehat selalu diupayakan. Bahkan terkadang orang rela mengeluarkan biaya tidak sedikit agar bisa menjadi sehat. Minum suplemen atau vitamin yang berharga mahal atau menjadi anggota klub kebugaran yang juga tidak murah harganya.

Padahal sebenarnya untuk bisa hidup sehat tidak perlu harus mengelurkan banyak uang. Hidup sehat bisa diperoleh dengan mudah, sederhana, dan murah. Salah satunya dengan memanfaatkan bahan-bahan alami yang berada di sekitar kita. Bumbu atau rempah-rempah di dapur juga bisa diolah menjadi minuman yang berguna untuk menjaga kesehatan.

Tahukah Anda, apa bumbu dapur yang bisa digunakan untuk menjaga kesehatan?

Sebenarnya banyak rempah atau rimpang yang bisa dioleh menjadi minuman kesehatan. Namun yang paling sering digunakan adalah jahe. Selama ini orang mengenal air jahe sebagai minuman yang berguna untuk membuat suara menjadi merdu. Padahal manfaat air jahe sangat banyak. Hal ini lantaran jahe kaya akan nutrisi yang berguna untuk kesehatan.    

Jahe diketahui memiliki kandungan gingerol dan fenol yang bersifat antinyeri. Itulah sebabnya mengkonsumsi jahe diyakini bisa meredakan rasa sakit. Selain itu air jahe juga berkhasiat meredakan gejala iritasi lambung, meredakan kram perut akibat menstruasi, hingga nyeri otot setelah berolahraga.

Rutin minum air jahe juga bisa mengurangi peradangan akibat nyeri sendi osteoarthritis dan rematik. Pasalnya kandungan gingerol, gingerdione, oleoresin dan zingeron dalam jahe bisa menurunkan dan melawan peradangan. Air jahe juga bisa mengurangi gejala peradangan yang diakibatkan oleh reaksi alergi.

Minum air jahe juga bisa meredakan mual dan menghilangkan muntah. Termasuk muntah akibat mabuk perjalanan, seperti mabuk laut. Air jahe juga bisa meredakan mual sebagai efek samping pemulihan setelah operasi, kemoterapi, dan kehamilan (morning sickness)

Jahe juga kaya antioksidan yang melindungi tubuh dari radikal bebas yang bersumber dari paparan sinar matahari, radiasi, ozon, asap rokok, polusi udara, dan bahan kimia industri. Radikal bebas juga bisa dipicu makanan dan minuman yang tidak bersih. Seperti diketahui radikal bebas adalah pemicu berbagai penyakit, bahkan penyakit kronis seperti kanker, tumor, penyakit jantung dan sebagainya.

Berbagai penelitian melaporkan jahe juga mampu menurunkan kadar gula darah dan membantu mengatur insulin. Itulah sebabnya jahe juga berguna bagi penderita diabetes. Selain itu, sifat antiradang dalam jahe juga dapat mencegah komplikasi diabetes, seperti retinopati, penyakit jantung, dan stroke. Untuk mendapatkan manfaat yang lebih baik bisa juga dicampur dengan bubuk kayu manis.

Minum air jahe juga bisa digunakan untuk menurunkan berat badan. Rutin minum air jahe panas setelah sarapan dapat menimbulkan rasa kenyang yang lebih lama. Selain itu air jahe juga dapat membantu mengurangi nafsu makan.

Pakar pengobatan herbal, dr Zaidul Akbar dalam postingan di akun Instagramnya mengatakan, air jahe juga bisa menjadi sarana untuk detoksifikasi, yakni mengeluarkan racun atau zat berbahaya dari tubuh. Rutin minum air jahe ditambah perasan jeruk nipis diyakini mampu meningkatkan kekebalan tubuh atau sistem imun. Air jahe berguna meningkatkan metabolisme tubuh dan menambah stamina.

Untuk membuat air jahe caranya tidak sulit. Siapkan jahe seukuran satu inci atau kira-kira setengah ibu jari orang dewasa, bersihkan kulitnya lalu geprek. Sediakan pula satu jeruk nipir ukuran besar, peras dan ambil airnya.

Rebus jahe dengan air secukupnya selama sekitar 10-15 menit. Setelah mendidih tuang kedalam gelas dan tambahkan air perasan jeruk nipis. Bisa juga ditambahkan madu sebanyak satu atau dua sendok makan. Minum ramuan tersebut selagi hangat. Lakukan secara rutin.

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF