Minuman Anda Dihinggapi Lalat, Celupkan Hingga Tenggelam
berita
Sumber Foto : brilio.net
29 August 2019 16:50
Watyutink.com – Apa yang Anda lakukan jika seekor lalat tiba-tiba hinggap pada minuman Anda? Sebagian besar orang akan membuang minuman itu lantaran dianggap sudah kotor dan mengandung kuman. Pasalnya selama ini lalat diyakini sebagai hewan yang membawa penyakit.

Nabi Muhammad SAW, 14 abad lalu mengajarkan jika minuman kita dihinggapi lalat maka celupkanlah hingga seluruh badannya tenggelam.

Tahukah Anda, mengapa justru dianjurkan kita mencelupkan badan lalat hingga tenggelam?

Peneliatian yang dilakukan Departemen Ilmu Biologi, Macquarie University, Australia membuktikan pada permukaan sayap lalat ternyata terdapat zat antibiotik yang bermanfaat bagi kehidupan. Joanne Clarke, salah satu peneliti, menyebutkan penelitian dilakukan guna mencari penyebab mengapa lalat bisa bertahan hidup dilingkungan yang kotor, tercemar serta mengandung bakteri, kuman, virus dan mikroba berbahaya.

Joanne memaparkan, pihaknya telah menguji beberapa jenis lalat, yakni lalat rumah, lalat domba,dan lalat buah. Hasil penelitian menyimpulkan larva atau telur lalat tidak membutuhkan banyak senyawa antibakteri untuk bisa bertahan hidup dalam lingkungan yang kotor. Pasalnya lalat memiliki antibakteri yang terdapat pada kulit dan sayap mereka.

Antibakteri tersebut diekstraksi secara sederhana untuk menjaga tubuh lalat. Joanne menambahkan, para peneliti saat ini sedang mengidentifikasi jenis senyawa antibanteri yang terdapat pada sayap dan kulit lalat. Diharapkan penelitian tersebut akan memunculkan antibakteri baru yang bermanfaat bagi kesehatan manusia.

Penelitian serupa juga pernah dilakukan oleh Dr. Shalih As Shalih dan Dr Jamal Hamid dari Departemen Mikrobiologi Medis, Fakultas Sains, Universitas Qashim, Arab Saudi. Penelitian yang mereka lakukan berusaha menganalisa mikrobiologi yang terdapat dalam sayap lalat.

Dalam penelitiannya kedua ilmuan muslim tersebut mengkultivasi atau menumbuhkan mikroba termasuk bakteri E Coli pada air steril di dua wadah berbeda. Bakteri E Coli diketahui sebagai salah satu penyebab penyakit kolera. 

Pada wadah pertama dicelupkan seekor lalat hingga seluruh tubuhnya tenggelam. Sedangkan pada wadah kedua lalat hanya dijatuhkan tanpa dicelupkan hingga tenggelam.  

Hasilnya, pada wadah pertama ditemukan pertumbuhan bakteri E Coli mengalami perlambatan. Bakteri actionomyces yang diketahui berasal dari tubuh lalat telah menghambat pertumbuhan mikroorganisme penyebab berbagai penyakit, termasuk bakteri E Coli. Bakteri actinomyces diyakini menghasilkan antibiotik, yakni actinomycetin dan actinomycin.

Sedangkan pada wadah kedua, bakteri patogen E Coli justru ditemukan tumbuh subur. Hal ini membuktikan tindakan mencelupkan tubuh lalat hingga tenggelam akan justru mematikan zat dan senyawa berbahaya yang dibawa lalat.

Penelitian ini membenarkan anjuran Nabi Muhammad SAW yang mengajarkan umat Islam untuk tidak langsung membuang minuman saat dihinggapi lalat. Nabi Muhammad SAW memerintahkan agar badan lalap dicelupkan sampai tenggelam. 

Dijelaskan bahwa pada sayapnya terdapat obat penawar dari penyakit yang dibawa lalat. Selanjutnya buang lalatnya dan minuman tersebut bisa dinikmati kembali.

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Christianto Wibisono

Analis Bisnis/ Pendiri Pusat Data Bisnis Indonesia (PDBI)

Didin S. Damanhuri, Prof., Dr., SE., MS., DEA

Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM) IPB

Riza Annisa Pujarama

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)

FOLLOW US

Presiden sedang Menggali Kuburnya Sendiri             Duet Tango DPR & KPK             Utamakan Tafsir Moral ketimbang Tafsir Hukum dan Ekonomi             Langkah Menkeu Sudah Benar dan Fokuskan pada SKM 1             Industri Rokok Harus Tumbuh atau Dibiarkan Melandai             Perizinan Teknis Masih Kewenangan Daerah             Kiat Khusus Pangkas Birokrasi Perizinan di Indonesia             Politik Etika vs Politik Ekstasi              Kebutuhan Utama : Perbaiki Partai Politik             Pengaruh High Class Economy dalam Demokrasi di Indonesia (Bagian-1)