Mudah Layu dan Busuk, Lima Sayuran Ini Sebaiknya Tidak Disimpang di Kulkas
berita

01 May 2019 18:30
Watyutink.com - Menjelang datangnya bulan Ramadhan banyak orang melebihkan belanja kebutuhan pokok. Tujuannya agar dapat diolah untuk kebutuhan sahur dan buka puasa. 

Bahan-bahan seperti daging, ayam, telur dan aneka sayur mayur sengaja dibeli lebih banyak dari biasanya. Selanjutnya bahan-bahan itu disimpan di lemari es agar tetap segar dan bisa digunakan pada waktunya. 

Tapi, tahukah Anda, ada beberapa sayuran yang sebaiknya tidak disimpan di lemari es atau kulkas?

Sayur pertama yang sebaiknya tidak disimpan di kulkas adalah tauge. Sayuran ini akan cepat layu jika disimpan disuhu ruangan. Itulah sebabnya belilah tauge secukupnya. 

Untuk menjaga kesegaran tauge, sebaiknya simpan dalam wadah yang sudah dilapisi tisu. Lalu taruh di atas atau belakang kulkas. Sehingga tauge berada di tempat yang tidak terlalu dingin.

Hindari pula membeli sayuran hijau seperti bayam atau kangkung dalam jumlah terlalu banyak. Pasalnya sayuran tersebut sangat mudah rusak. 

Kalaupun disimpan di kulkas, bayam dan kangkung hanya mampu bertahan hingga tiga hari. Hindarkan sayuran tersebut dari terkena air. 

Balut sayuran dengan kertas dan masukkan ke rak kulkas paling bawah. Lapisi bagian dasarnya dengan tisu dapur untuk menampung sisa-sisa air. 

Sayuran lain yang juga cepat layu dan busuk adalah kol. Menyimpan kol dalam kulkas paling lama hanya bisa bertahan dua atau tiga hari. Itulah sebabnya sayuran ini lebih baik disimpan di luar kulkas. 

Bawang merah dan bawang putih juga sebaiknya tidak disimpang di kulkas. Suhu dingin dalam kulkas justru membuat bawang merah dan bawang putih cepat busuk. Selain itu bawang akan mengeluarkan bau tidak sedap yang merusak kualitas makanan lain di kulkas. 

Jamur juga termasuk bahan yang cepat menguning dan busuk. Itulah sebabnya jamur sebaiknya langsung diolah setelah dibeli. Hindari mencuci jamur jika akan disimpan. Pasalnya jamur mempunyai tingkat kelembaban tinggi yang menyebabkannya rusak jika terkena air saat disimpan. 

Jika ingin menyimpannya, sebaiknya bersihkan jamur dengan tisu. Hilangkan bercak-bercak jamur dengan mengirisnya menggunakan pisau. Selanjutnya balut jamur dengan tisu dapur kering lalu simpan di bagian rak bawah kulkas.

SHARE ON
OPINI PENALAR

PILIHAN REDAKSI

close

PENALAR

PILIHAN REDAKSI

PENALAR TERPRODUKTIF

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia

Christianto Wibisono

Analis Bisnis/ Pendiri Pusat Data Bisnis Indonesia (PDBI)

Yahya Agung Kuntadi, Ir., M.M.

Kepala Kantor UGM Kampus Jakarta, Institute of Research and Community LPPM UGM

FOLLOW US

Penangkapan Faisol Tidak Berdasar             Lembaga Negara Bukan Pemungut Upeti!             Cost Recovery Bukan dari APBN             Blok Masela, Akankah mengulang sejarah Freeport?             Kebutuhan Gas Dalam Negeri Harus Diutamakan             Blok Masela Jangan Diserahkan Sepenuhnya Kepada Asing             Hendaknya Jangan Berhenti pada Sisi Produksi             Konsumen Kritik Layanan, Seharusnya Dapat Penghargaan             Saatnya Perusahaan Old School Transformasi ke Dunia Digital             Temuan TPF Novel Tidak Fokus