Perbedaan HIV dan AIDS
berita
Sumber Foto : style.tribunnews.com
05 December 2018 16:45
Watyutink.com - Banyak orang yang beranggapan HIV dan AIDS adalah penyakit yang sama. Keduanya adalah penyakit berbahaya yang sampai saat ini belum ditemukan obatnya.

Tahukah Anda, HIV dan AIDS adalah dua penyakit berbeda?

HIV kependekan dari Human Immunodeficiency Virus, adalah virus yang menyebabkan penurunan sistem kekebalan tubuh. Sedangkan AIDS kependekdan dari Acquired Immuno Deficiency Syndrome adalah kondisi atau sindrom yang muncul akibat penurunan sisitem kekebalan tubuh.

Seseorang yang mengidap HIV tidak selalu pasti mengidap AIDS. Mengkonsumsi obat antiretroviral (ARV) dipercaya dapat menurunkan jumlah virus HIV dalam tubuh. Sehingga kemungkinan terkena AIDS dapat diminimalisir. Sedangkan orang yang sudah pada kondisi AIDS pasti memiliki virus HIV di tubuhnya

Tidak seperti orang yang normal, tubuh penderita AIDS tidak dapat melawan infeksi, bahkan yang sederhana sekalipiun, seperti virus influenza. Mereka juga lebih rentan terkena tuberkulosis, radang paru, jamur, dan infeksi lainnya.

Meski HIV dan AIDS adalah momok yang menakutkan namun dengan perkembangan teknologi seseorang yang terinfeksi virus ini masih dapat hidup panjang dan produktif. Orang yang terinfeksi HIV bisa saja hidup sehat tanpa masuk pada tahap AIDS

SHARE ON
OPINI PENALAR

PILIHAN REDAKSI

close

PENALAR

PILIHAN REDAKSI

PENALAR TERPRODUKTIF

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia

Christianto Wibisono

Analis Bisnis/ Pendiri Pusat Data Bisnis Indonesia (PDBI)

Yahya Agung Kuntadi, Ir., M.M.

Kepala Kantor UGM Kampus Jakarta, Institute of Research and Community LPPM UGM

FOLLOW US

Penangkapan Faisol Tidak Berdasar             Lembaga Negara Bukan Pemungut Upeti!             Cost Recovery Bukan dari APBN             Blok Masela, Akankah mengulang sejarah Freeport?             Kebutuhan Gas Dalam Negeri Harus Diutamakan             Blok Masela Jangan Diserahkan Sepenuhnya Kepada Asing             Hendaknya Jangan Berhenti pada Sisi Produksi             Konsumen Kritik Layanan, Seharusnya Dapat Penghargaan             Saatnya Perusahaan Old School Transformasi ke Dunia Digital             Temuan TPF Novel Tidak Fokus