Perut Buncit Bisa Sebabkan Sakit Jantung dan Kanker, Cegah dengan Jahe, Jeruk Nipis, dan Madu
berita

23 January 2020 16:50
Watyutink.com – Banyak orang menghindari memiliki perut buncit. Pasalnya perut bucit dirasa mengganggu penampilan. Sulit mencari pakaian yang pas dikenakan seseorang dengan perut buncit. Selain mengganggu penampilan, perut buncit juga bisa menyebabkan gangguan kesehatan. Bahkan beberapa penyakit kronis bisa muncul akibat perut buncit.

Tahukah Anda, apa saja bahaya perut buncit dan bagaimana menghindarinya?

Perut buncit seringkali disebabkan asupan makanan dalam tubuh lebih banyak dibandingkan energi yang dikeluarkan untuk beraktivitas. Itulah sebabnya perut buncut kerap dialami orang yang jarang atau malas bergerak dan beraktivitas fisik, seperti olah raga. Perut buncit semakin parah jika makanan yang dimakan tinggi kadar gula dan kolesterol. Hal itu menyebabkan lemak menumpuk di  tubuh terutama di bagian perut.

Kurang tidur, stres, dan mengonsumsi minuman beralkohol juga bisa menyebabkan perut buncit. Pertambahan usia dan hormon yang tidak seimbang pada wanita menopause juga bisa memicu perut buncit.

Para ahli kesehatan menyakini perut buncit bisa menyebabkan berbagai penyakit, salah satunya adalah jantung dan stroke. Pasalnya lemak viserial yang menumpuk dapat menyebabkan peradangan dan berisiko penyakit jantung. Lemak viseral adalah penghasil racun dalam tubuh.

Lemak viseral mengandung zat kimia berupa sitokin yang dapat meningkatkan risiko serangan jantung. Selain itu lemak viseral juga berhubungan dengan kadar kolesterol jahat dalam tubuh. Kolesterol jahat inilah yang menyumbat pembuluh darah di otak dan memicu stroke.

Penumpukan lemak viseral juga bisa menganggu kerja insulin. Itulah sebabnya perut buncit bisa meningkatkan risiko diabetes melitus. Tumpukan lemak viseral akan menghasilkan retinol binding protein yang dapat meningkatkan resistensi insulin dan berakibat diabetes melitus. Hal inilah yang menyebabkan perut buncit tidak boleh diabaikan.

Perut buncit juga bisa memicu tekanan darah tinggi atau hipertensi. Pasalnya lemak viseral dapat meningkatkan tekanan darah dan memengaruhi kondisi ginjal. Selain itu lemak viseral di organ dalam rongga perut, termasuk di sekitar ginjal dan kelenjar adrenal.

Kedua organ tersebut sangat penting untuk mengatur tekanan darah. Itulah sebabnya tekanan dari lemak viseral dapat mempengaruhi tekanan darah.

Perut buncit juga dapat memicu penyakit kanker, terutama kanker payudara dan kolorektal. Sitokin yang dihasilkan tumpukan lemak viseral dapat menyebabkan peradangan dalam tubuh. Hal ini bisa memicu perubahan sel tubuh menjadi sel kanker.

Seseorang dikatakan buncit ketika lingkar pinggangnya melebihi 88 sentimeter untuk wanita dan 102 untuk pria. Itulah sebabnya perut buncit harus berusaha dihindari. Caranya dengan mengatur pola makan dan rutin berolah raga atau kegiatan fisik lainnya.

Bisa juga menggunakan ramuan herbal untuk menghilangkan perut buncit. Bahan yang diperlukan adalah jahe seukuran ibu jari, satu buah jeruk nipis atau lemon, dan madu. Cara membuatnya, potong jahe kecil-kecil lalu seduh dengan 150 mililiter air panas. Dalam keadaan hangat tambahkan  air jeruk nipis atau lemon dan madu.

Minum ramuan tersebut saat sudah hangat. Sebaiknya diminum di pagi hari sekitar 30 menit sebelum sarapan. Untuk mendapatkan hasil yang lebih baik, sertai dengan minum empat gelas air mineral. Selain bermanfaat menghilangkan perut buncit, ramuan jahe, jeruk nipis, dan madu juga bisa merecovery atau meningkatkan sistem imun atau kekebalan tubuh.

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Budi Arie Setiadi

Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Indonesia

Edgar Ekaputra

Pakar Industri Keuangan dan Ekonomi, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI

Lia KIan, Dr.

Staf Khusus Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila