Rutin Minum Teh Kembang Sepatu, Cegah Hipertensi, Diabetes, Serangan Jantung, dan Kanker
berita
Teh Kembang Sepatu
09 July 2020 16:28
Watyutink.com – Siapa yang tak kenal dengan bunga sepatu? Bunga ini sudah sangat populer lantaran banyak ditanam dan dibudidayakan. Selain bentuk dan warnanya yang indah, bungan sepatu juga mudah ditanam, bahkan tanpa perawatan khusus. Itulah sebabnya bunga sepatu sering dijadikan penghias taman atau halaman rumah.

Namun tidak banyak yang mengetahui manfaat bunga sepatu bagi kesehatan. Padahal bunga sepatu diketahui kaya akan zat dan senyawa kimia yang bermanfaat untuk bahan pembuat obat.

Tahukah Anda, apa saja manfaat bunga atau kembang sepatu bagi kesehatan?

Kembang sepatu sudah lama dimanfaatkan sebagai teh. Kebiasaan mengonsumsi teh kembang sepatu sudah kerap dilakukan orang India, Arab, dan Mesir. Kelopak dan mahkota bunga adalah bagian kembang sepatu yang dimanfaatkan untuk teh. Bunga  dengan nama latin Hibiscus ini dikenal kaya akan asam organik berupa asam sitrat, malat, dan tartarat. Asam organik ini juga terdapat pada buah anggur.

Keberadaan asam organik itukah yang menyebebkan teh kembang sepatu mempunyai manfaat bagi kesehatan. Salah satunya untuk menurunkan tekanan darah. Rutin mengonsumsi teh kembang sepatu diyakini bemanfaat menjaga tekanan darah tetap normal. Hal ini sekaligus mencegah penyakit tekanan darah tinggi atau hipertensi.

Teh kembang sepatu juga bermanfaat menurunkan kadar kolesterol jahatn atau low-density lipoprotein (LDL). Akibatnya rutin mengonsumsi teh kembang sepatu membantu mencegah risiko penyakit jantung dan kerusakan pembuluh darah. Selain itu kembang sepatu juga memiliki sifat hypolipidemic dan hypoglycemic yang bermanfaat bagi penderita diabetes atau penyakit kencing manis.

Kembang sepatu juga mempunyai khasiat sebagai antioksidan yang mampu melindungi tubuh dari efek buruk radikal bebas, penyebab berbagai jenis penyakit kronis, termasuk kanker. Selain itu kembang sepatu juga mengandung asam protokatechuat yang memiliki sifat antitumor dan antioksidan. Hal inilah yang membuat kembang sepatu mampu memperlambat pertumbuhan sel kanker. Antioksidan dalam kembang sepatu juga berguna bagi kesehatan organ hati atau liver.

Kembang sepatu juga kaya akan kandungan vitamin C. Hal ini menyebabkan rutin mengonsumsi teh kembang sepatu sangat baik untuk memperkuat sistem imun atau kekebalan tubuh. Teh kembang sepatu juga memiliki sifat anti-inflamasi dan antibakteri yang membantu mencegah tubuh dari serangan flu, demam dan penyakit lainnya.

Bagi para wanita, rutin mengonsumsi teh kembang sepatu berguna untuk meringankan gejala premenstruation syndrome (PMS). Pasalnya kembang sepatu bisa membantu memulihkan keseimbangan hormon dan mengurangi gejala menstruasi lainnya seperti perubahan mood, depresi, dan makan berlebih.

Sedangkan kandungan flavonoid dalam kembang sepatu berkhasiat sebagai anti depresan. Mengonsumsi teh kembang sepatu diyakini berguna untuk menenangkan sistem sarah dan mengurangi kecemasan. Suasana rileks dan santai bisa tercipta dengan menikmati ramuan kembang sepatu.

Kembang sepatu juga mampu memperbaiki sistem pencernaan, terutama melancarkan buang air besar dan kecil. Sifat diuretik yang dimiliki kembang sepatu berguna untuk mengobati sembelit. Ekstrak kembang sepatu juga bermanfaat bagi penurunan penyerapan pati dan glukosa. Hal ini bermanfaat bagi Anda yang sedang ingin menurunkan berat badan.

Untuk membuat teh kembang sepatu, caranya, siapkan dua hingga empat tangkai kembang sepatu, cuci dengan air hingga bersih. Seduh kembang sepatu dan kayu manis dengan dua gelas air panas. Aduk dan biarkan hingga berubah warna menjadi kekuningan. Tambahkan madu dan air perasan jeruk nipis. Minum selagi hangat.

Namun perlu diingat, kembang sepatu juga memiliki efek samping. Penderita tekanan darah rendah sebaiknya tidak mengonsumsi teh kembang sepatu, sebab bisa berakibat pusing bahkan pingsan. Wanita hamil dilarang meminum teh kembang sepatu lantaran bisa merangsang menstruasi atau aliran darah ke rahim. Orang yang memiliki alergi juga sebaiknya tidak mengonsumsi teh kembang sepatu karena bisa menyebabkan gatal, mata merah, sinus, dan demam. Selain itu pada beberap orang, teh kembang sepatu bisa menimbulkan halusinasi saat meminumnya.

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Budi Arie Setiadi

Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Indonesia

Edgar Ekaputra

Pakar Industri Keuangan dan Ekonomi, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI

Lia KIan, Dr.

Staf Khusus Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila