Sansekerta, Bahasa Tertua di Dunia
berita
Sumber Foto : linguistikid.com
13 December 2018 17:00
Watyutink.com - Rasanya tidak mungkin kita hidup tanpa bahasa. Bagaimana kita bisa berkomunikasi dengan orang lain jika tidak ada bahasa.

Tahukah Anda, apa bahasa tertua di dunia?

Bisa jadi usia bahasa sama tuanya dengan usia manusia. Sebab tidak mungkin manusia hidup tanpa bahasa. Itulah sebabnya sulit memastikan apa bahasa tertua di dunia.

Namun para ahli sejarah mencoba menggali bahasa apa yang layak disebut sebagai bahasa tertua. Hasilnya, para ahli menetapkan Bahasa Sansekerta sebagai bahasa tertua di dunia mengalahkan bahasa Sumeria, ibrani dan Basque.

Dasar penetapan itu adalah adanya catatan tertulis yang ditemukan menggunakan bahasa Sansekerta. Kitab Weda Kuno yang diperkirakan ditulis pada 2000 tahun sebelum Masehi ditulis menggunakan bahasa Sansekerta.  

Bisa jadi memang ada bahasa lain yang lebih dulu ada daripada Sansekerta. Namun bahasa-bahasa tersebut adalah bahasa ucapan atau lisan. Para ahli belum pernah menemukan bahasa lain dalam bentuk tertulis yang lebih tua daripada Sansekerta.

SHARE ON
OPINI PENALAR

PILIHAN REDAKSI

close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PILIHAN REDAKSI

PENALAR TERPRODUKTIF

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia

Tabrani Yunis

Pengelola majalah POTRET dan Majalah Anak Cerdas. Direktur Center for Community Development and Education (CCDE) Banda Aceh

Nanang Djamaludin

Direktur Eksekutif Jaringan Anak Nusantara (JARANAN), Konsultan Keayahbundaan dan Perlindungan Anak.

FOLLOW US

Tim Teknis Bikin Boros Anggaran Saja             Presiden dan Kapolri Perlu Ambil Sikap Tegas             Fungsi Hutan Tidak Hanya dari Aspek Ekonomi              Kodim Lakukan Pendekatan Pembinaan Teriorial Bukan Pendekatan Operasi Tempur             Lingkungan Baik Ciptakan Anak Sehat             Anak Memiliki Bakat dan Kecerdasan yang Berbeda             Indonesia Bakal Menuai Musibah Electronic Sports             Pemekaran Kodim vis a vis Visi Pertahanan Negara Poros Maritim Dunia             Menggugat Peran Keluarga  Dalam Perlindungan Anak             Anak, Tanggung Jawab Bersama