Singkirkan Kolesterol Jahat dengan Cara Mudah dan Murah ini!
berita

04 February 2020 06:00
Watyutink.com - Kolesterol merupakan zat alami yang sebagian besar diproduksi oleh organ hati dan didapat dari makanan. Kolesterol berfungsi untuk memproduksi sel-sel yang sehat, vitamin D, dan sejumlah hormone anabolik. Kolesterol sendiri terbagi menjadi 2 mcam, yaitu HDL (High Density Lipoprotein) atau lebih dikenal sebagai kolesterol baik, dan LDL (Low Density Lipoprotein) atau yang lebih dikenal sebagai kolesterol jahat. HDL membantu mencegah penyakit berbahaya, sedangkan LDL apabila menumpuk di dalam tubuh mengakibatkan gangguan kesehatan.

Tahukah Anda cara yang mudah dan murah mengatasi kolesterol jahat dalam tubuh?

Timbunan LDL di dinding pembuluh darah menyebabkan penyempitan pembuluh darah sehingga mengakibatkan hipertensi. Selain itu apabila penyempitan terjadi di pembuluh darah jantung menyebabkan penyakit jantung koroner dan meningkatkan resiko serangan jantung. Bila penyempitan terjadi di pembuluh darah otak menyebabkan penyakit stroke. Sedangkan bila penyempitan terjadi di pembuluh darah tungkai, lengan dan perut menyebabkan penyakit arteri perifer. Selain itu LDL yang tinggi dalam tubuh meningkatkan pembentukan kristal empedu yang bisa mengeras menjadi penyakit batu empedu.

Air putih dipercaya mampu menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah. Sebenarnya air putih tidak secara langsung berdampak menurunkan kolesterol. Menurut Studi yang dilakukan oleh University of Brimingham, Inggris, menemukan bahwa orang yang minum 500 ml air putih sebelum makan terbukti lebih sedikit porsi makannya dan cenderung tidak memilih makanan yang tinggi kolesterolnya. Hal ini secara jangka panjang mampu menurunkan kolesterol dalam darah. Namun tidak boleh hanya mengandalkan air putih untuk menurunkan kolesterol, penderita wajib mengkonsumsi makanan yang mampu menurunkan kadar kolesterol jahat. 

Bagi penderita kolesterol jahat yang tinggi sangat disarankan untuk rutin mengkonsumsi selederi. Seledri dikenal efektif menurunkan kadar kolesterol darah. Seledri mengandung senyawa kimia yang dikenal 3-n-buthylphthalide yang memiliki efek positif pada pengurangan kolesterol jahat dalam aliran darah. Senyawa ini membantu proses sekresi asam empedu atau steroid yang berperan menurunkan kolsterol. Mengkonsumsi seledri dapat dengan cara dimakan mentah sebagai lalapan, dijus, atau diminum air rebusannya.

Berdasarkan studi yang diterbitkan dalam Journal of Clinical Lipidology, orang yang mengkonsumsi satu buah alpukat atau setengah secara teratur per hari menunjukan penurunan kadar kolesterol secara signifikan. Alpukat tinggi akan kadar lemak tak jenuh rantai tunggal. Jenis lemak ini merupakan jenis lemak yang membuat kadar kolesterol baik di dalam darah meningkat jumlahnya, serta menurunkan kadar kolesterol jahat. American Heart Association (AHA) menunjukan bahwa orang yang mengkonsumsi satu butir alpukat setiap hari selama lima minggu mengalami penurunan kolesterol jahat sebesar 13,5 mg/dl.

Mengkonsumsi bekatul dan air tajin secara rutin juga mampu mengontrol kolesterol dalam darah. Bekatul kaya akan serat dan mikrokomponen yang dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Minyak bekatul mengandung komponen bioaktif orizanol yang bersifat antioksidan tinggi yang mampu menurunkan kolesterol jahat dalam darah. Sedangkan air tajin mengandung karbohidrat, vitamin, dan nutrisi yang sehat namun tidak mengandung laktosa sehingga mampu menjaga kadar kolesterol dalam tubuh.

Selain itu berdasarkan penelitian yang dilakukan mahasiswa Universitas Gadjah Mada, daun sukun mampu menurunkan kadar kolesterol dalam darah secara siginifikan. Daun sukun mampu menghambat akumulasi lemak pada dinding pembuluh darah aorta, sehingga tidak terjadi penimbunan lemak. Mengkonsumsi daun sukun dapat dengan cara diseduh atau dengan mengkonsumsi teh daun sukun yang dijual dipasaran. 

Mengingat tingginya resiko yang ditimbulkan dari kolesterol jahat, alangkah baiknya untuk rutin memeriksakan kadar kolesterol dalam tubuh. Tetapi jika kadar kolesterol jahat sudah terlanjur tinggi, maka harus segera diantisipasi serta merubah gaya hidup agar kadar kolesterol jahat tetap rendah. (zaki)

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Budi Arie Setiadi

Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Indonesia

Edgar Ekaputra

Pakar Industri Keuangan dan Ekonomi, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI

Lia KIan, Dr.

Staf Khusus Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila