Tips Sehat Selama Puasa, Jangan Tidur Setelah Sahur dan Buka
berita
Sumber Foto: gaya.tempo.co
05 May 2019 18:00
Watyutink.com - Selama ini masih banyak yang beranggapan berpuasa akan membuat tubuh tidak bersemangat. Bahkan ada yang beranggapan berpuasa akan menyebabkan seseorang jatuh sakit. Pasalnya saat berpuasa kita tidak makan dan minum selama sekitar 12 jam.

Anggapan itu jelas salah. Justru berpuasa akan membuat tubuh menjadi sehat. Nabi Muhammad SAW berpesan, agar umat Islam berpuasa supaya sehat.

Tahukah Anda, apa yang harus kita lakukan agar tubuh tetap sehat dan bersemangat?

Ada dua waktu yang harus diperhatikan saat berpuasa, yakni saat sahur dan buka puasa.

Pastikan mengkonsumsi makanan sehat dan bergizi saat sahur. Tidak harus menu yang mahal atau mewah. Lebih baik sahur dengan menu sederhana namun mengandung lima unsur gizi lengkap seperti protein, lemak, karbohidrat, vitamin, dan mineral.

Agar bisa menahan lapar lebih lama, makanlah makanan yang mengandung banyak serat. Sayur dan buah adalah makanan yang tepat saat sahur. Perbanyak pula makan makanan yang mengandung protein agar tubuh tetap bugar.

Jika perlu, tidak ada salahnya mengkonsumsi vitamin, terutama A,B, dan C. Selain itu banyak-banyaklah minum air putih untuk mencegah dehidrasi.

Bagi penderita gangguan pencernaan seperti maag atau sakit asam lambung, hindari menkonsumsi ketan, mie, daging berlemak serta ikan atau daging yang diawetkan. Hindari pula makan sayuran mentah, bumbu yang tajam, seperti cuka, asam, cabai, atau lada. Jenis makanan tersebut bisa menimbulkan gas yang berpengaruh meningkatkan produksi asam lambung.

Hindari pula langsung tidur setelah makam sahur. Pasalnya tubuh memerlan waktu untuk memcerna makanan. Sebaiknya setelah sahur, sholat subuh terlebih dahulu. Akan lebih baik jika berjamaah di masjid. Saat menuju masjid tubuh akan melakukan aktivitas sepeti berjalan kaki yang baik untuk kebugaran tubuh.

Waktu kedua yang harus diperhatikan adalah saat berbuka. Hindari minum air dingin atau air es saat berbuka. Hal itu justru akan membuat perut kembung.

Selain itu hindari langsung makan sampai kenyang. Beristirahatlah setidaknya satu jam sebelum makan lebih banyak. Hal ini akan memberikan keseimbangan pada pencernaan kita.

Berbuka puasa hendaknya dilakukan secara bertahap dan tidak terburu-buru agar lambung tidak kaget. Agar tidak bekerja terlalu berat, lambung membutuhkan ruang kosong untuk mencerna makanan. Selain itu kunyanlah makanan dengan benar untuk meringankan kerja pencernaan.

Hindari makanan berkolesterol tinggi seperti lemak hewan, margarin, dan mentega. Sebaiknya jangan menyantap makanan yang manis seperti dodol, sirup, cokelat, atau es krim.

Sebaiknya konsumsilah sayur, buah, dan daging tanpa lemak. Cara memasakknya pun sebaiknya jangan digoreng.

Sama seperti saat sahur, jangan langsung tidur setelah berbuka. Tubun perlu waktu untuk mencerna makanan. Terlebih setelah berbuka kita wajib sholat maghrib dan isya serta dilanjutkan sholat tarawih.

SHARE ON
OPINI PENALAR

PILIHAN REDAKSI

close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PILIHAN REDAKSI

PENALAR TERPRODUKTIF

Ahmad Heri Firdaus

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)

YB. Suhartoko, Dr., SE., ME

Dosen Program Studi Ekonomi Pembangunan, Keuangan dan Perbankan Unika Atma Jaya Jakarta

Mohammad Faisal

Direktur Centre of Reform on Economic (CORE) Indonesia

FOLLOW US

Investor Tak Terpengaruh Prediksi Ekonomi RI             Moody’s Tak Tahu Jeroan Indonesia             Ada  Gap, Ada Ketimpangan             Prioritas Utama Tingkatkan Pertumbuhan             Dana Desa Berhadapan dengan Kejahatan Sistemik             Pembangunan Desa Tidak Bisa Berdiri Sendiri             Harus Disadari, Korupsi akan Mengikuti Kemana Uang Mengalir             Banyak Hal Harus Dibenahi dengan kebijakan Strategis dan Tepat             Pertumbuhan Konsumsi Berpotensi Tertahan             Amat Dibutuhkan, Kebijakan Pertanian yang Berpihak pada Petani!