Arab Saudi Bakal Jadikan Vaksinasi Covid-19 Syarat Pelaksanaan Ibadah Haji 2021
berita
Sumber Foto : AFP
06 March 2021 17:17
Watyutink.com - Pemerintah Kerajaan Arab Saudi dikabarkan bakal mengizinkan pelaksanaan ibadah haji tahun 1442 Hijriyah atau 2021. Hal ini tentu menjadi kabar gembira bagi umat Islam di seluruh dunia, ditengah ketidak pastian pelaksanaan rukun Islam kelima itu.

Dilansir dari surat kabar Saudi Okaz, yang dikutip Reuter, Kamis 3 Marer 2021, salah satu syaratnya adalah calon jamaah haji wajin sudah melakukan vaksinasi Covid-19. Syarat ini mutlak dan menjadi syarat utama, baik selama pelaksanaan ibadah haji maupun ziarah ke Kota Mekkah.

Menteri Kesehatan Arab Saudi, Tawfiq Al Rabiah dalam keterangannya, Selasa 3 Maret 2021 menyatakan vaksinasi wajib dilakukan bagi semua jamaah. Meski demikian Tawfiq belum bisa memastikan apakah Kota Mekkah telah dibuka kembali atau belum guna menerima kunjungan umat Islam dari seluruh penjuru dunia, termasuk Indonesia.

Seperti diketahui, pada 2020 lalu pemerintah Arab Saudi memutuskan tidak mengizinkan pelaksanaan ibadah haji secara luas. Hanya sengaian kecil umat Islam yang boleh mengunjugi Masjidil Haram di Kota Mekkah untuk berhaji. Hanya sekitar 1.000 orang yang diizinkan berhaji, hampir semuanya adalah warga negara Arab Saudi.

Pada tahun ini ibadah haji akan dimulai pada Juli 2021. Ibadah paling dinantikan oleh umat Islam ini dilaksanakan di Kota Mekkah dengan Masjidil Haram sebagai salah satu lokasi yang dituju. Selain itu ibadah haji juga berlokasi di Padang Arafah, Muzdalifa, dan Mina.

Arab Saudi melaporkan jumlah kasus Covid-19 sebanyak 378.002 orang. Sedangkan kematian akibat Covid-19 mencapai 6.505 orang. Sebanyak 136 kasus yang baru berada di Riyadh, 78 di Provinsi Timur, 37 di Makkah, dan 5 di Madinah. Sedangkan pasien sembuh mencapai 368.926 orang.

Semoga ibadah haji tahun ini bisa terlaksana meski dengan berbagai persyaratan dan pembatasan.

Tetaplah kritis membaca berita!

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Abdillah Ahsan, Dr., S.E, M.S.E.

Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas indonesia, Peneliti Lembaga Demografi FEB UI