Baku Tembak dengan KKB Papua, Anggota TNI Meninggal Dunia 
berita
Ilustrasi/ Net
22 January 2021 14:02
Watyutink.com - Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III Kol CZI IGN Suriastawa mengonfirmasi telah terjadi baku tembak antara anggota TNI dari Yonif 400/BR dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua. 

Peristiwa yang terjadi pada Jumat 22 Januari 2021 itu menyebabkan satu orang prajurit TNI atas nama Pratu Roy Vebrianto meninggal dunia. Korban meninggal akibat luka tembak di dada sebelah kanan. Korban meninggal tak lama setelah tiba di RS Mitra Masyarakat, Timika. Dalam keterangannya, Jumat 22 Januari 2021, Suriastawa menuturkan baku tembak terjadi di Titigi, Kabupaten Intan Jaya, Papua. 

Kontak tembak antara anggota TNI dengan KKB Papua sudah terjadi beberapa kali dan menyebabkan anggota TNI meninggal dunia.  Sebelumnya baku tembak terjadi pada 7 November 2020 menewaskan Pratu Firdaus. 

Sedangkan baku tembak kedua pada 11 Januari 2021 menyebabkan Prada Agus Kurniawan meninggal dunia. Keduanya adalah anggota Yonif 400/BR yang bermarkas di Semarang, Jawa Tengah. 

Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III atau Kogabwilhan III merupakan komando utama operasi. Satuan baru ini dibentuk berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 27 Tahun 2019 tentang Pembentukan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan dan Peningkatan Status 23 Komando Resor Militer. Kogabwilhan III saat ini dipimpin oleh Pangkogabwilhan III, Letnan Jenderal TNI Ganip Warsito, S.E., M.M dan Kaskogabwilhan III Laksamana Muda TNI Arsyad Abdullah, S.E, M.A.P

Markas Kogabwilhan III berkedudukan di Biak, Papua dengan wilayah meliputi Pulau Maluku, Pulau Papua serta wilayah laut dan udaranya. 

Harus ada tindakan yang lebih tegas dan nyata! 

Tetaplah kritis membaca berita! 

SHARE ON
OPINI PENALAR

PILIHAN REDAKSI

close

PENALAR

PILIHAN REDAKSI

PENALAR TERPRODUKTIF

Abdillah Ahsan, Dr., S.E, M.S.E.

Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas indonesia, Peneliti Lembaga Demografi FEB UI