Bank Indonesia Siapkan Sistem Guna Percepat Transaksi di Gerbang Tol
berita
Sumber Foto : iluminasi.com
17 October 2019 17:10
Watyutink.com – Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI), Onny Widjanarko mengatakan pihaknya tengah mempersiapkan sistem Multi Lane Free Flow (MLFF). Sistem ini menurut Onny memungkinkan pengguna kendaraan membayar tanpa berhenti untuk melakukan tapping. Onny menambahkan rencananya sistem ini akan berlaku pada tahun 2020 mendatang.

Onny menjelaskan sistem ini menggunakan basis data alat pembayaran tol atau e-money akan diubah dari chip menjadi server. Diharapkan sistem ini dapat mempercepat transaksi di gerbang tol. Selain itu sistem ini juga bisa mencegah antrian yang kerap terjadi di pintu tol.

Saat berbicara di acara FinExpo & Sundownrun 2019 di Restoran Madame Delima, Jakarta, Selasa (15/10/2019) Onny menambahkan uang elektronik yang cocok dengan sistem ini adalah server based. Nantinya server akan tersambung dengan kartu debit atau kartu kredit pengguna. Jika saldo pada uang elektronik tidak mencukupi maka otomatis akan memotong uang pada kartu debit atau kartu kredit.

Demi meluluskan rencana tersebut, BI telah bekerjasama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT). Uji coba terus dilakukan guna mencari teknologi terbaik yang bakal diterapkan.

Asalkan tidak membenani pengguna jalan tol sih, ya nggak masalah!

Tetaplah kritis membaca berita!

(cp)

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Fithra Faisal Hastiadi, Dr., S.E., MSE., M.A

Direktur Eksekutif Next Policy, Dosen FEB UI

Andry Satrio Nugroho

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)

Yahya Agung Kuntadi, Ir., M.M.

Kepala Kantor UGM Kampus Jakarta, Institute of Research and Community LPPM UGM

FOLLOW US

Tidak Pada Tempatnya Meragukan Data BPS             Harus Disadari, Ada Akar Masalah yang Tidak Diselesaikan             Sektor Konsumsi Harus Tetap Didorong             Data Angka Konsumsi dan Investasi Masih Menunjukkan Peningkatan             Rakyat Harus Diuntungkan dalam Jangka Pendek             Jangan Kejar Target Pembangunan Fisik Saja             Kemampuan Investasi dalam Menyerap Tenaga Kerja Semakin Rendah             Sektor UKM Masih Bisa Diandalkan             Masih Harus Banyak Dilakukan Pembenahan             Tantangan Besar Meningkatkan Tenaga Kerja Menjadi SDM Berkualitas