Dewan Kota Oxford, Inggris Beri Penghargaan Pimpinan Separatis Papua, Pemerintah Indonesia Kecewa
berita
Sumber Foto : wartakota.tribunnews.com
19 July 2019 16:50
Watyutink.com – Dewan Kota Oxford, Inggris dikabarkan memberikan penghargaan kepada salah satu pimpinan kelompok separatis Papua Merdeka, Benny Wenda pada Rabu (17/7/2019). Dewan Kota Oxford memberikan ‘Oxford Freedom of the City Award’ kepada Benny Wenda dengan predikat 'pengampanye damai untuk demokrasi.’

Melalui pernyataan tertulisnya Kamis (18/7/2019), Kementerian Luar Negeri RI (Kemenlu) menyatakan Dewan Kota Oxford telah salah dan tidak paham terhadap sepak terjang Benny Wenda. Kemenlu juga menilai Dewan Kota Oxford juga tidak mengetahui kenyataan bahwa saat ini pembangunan di Provinsi Papua dan Papua Barat sangat pesat.

Sedangkan Kedutaan Besar Repubik Indoneisa (KBRI) di Londong mempertanyakan dasar pemberian penghargaan tersebut. Pernyataan yang menyebut Benny Wenda sebagai ‘juru kampanye damai untuk demokrasi’ menurut KBRI jelas sangat tidak benar. Pasalnya Benny banyak terkait dengan berbagai tindakan kekerasan bersenjara di Papua.

KBRI London menilai pemberian penghargaan itu justru memberikan legitimasi kepada kelompok separatis di Papua unutk terus melancarkan aksinya. Hal itu dikhawatirkan semakin meningkatkan tingkat kerawanan dan tindakan kekerasan terhadap warga sipil dan aparat pemerintah di Papua.

Lebih lanjut KBRI London menyatakan, pemberian penghargaan justru akan memberikan legitimasi kepada orang tersebut dan kelompoknya untuk terus meningkatkan tindakan kekerasan bersenjata terhadap warga sipil dan aparat pemerintah yang bertugas menjaga keberlangsungan pembangunan ekonomi, sosial dan budaya di Papua.

Lho kok bisa kecolongan, para diplomat Indonesia kemana nih!

Tetaplah kritis membaca berita!

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia

Jerry Massie, Dr., M.A., Ph.D.

Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies

Yahya Agung Kuntadi, Ir., M.M.

Kepala Kantor UGM Kampus Jakarta, Institute of Research and Community LPPM UGM

FOLLOW US

Konsep Sudah Benar, Implementasinya Gagal             Tugas Terbesar Negara, Mencerdaskan Bangsa!             Indonesia Butuh Terobosan-terobosan Progresif Bidang SDM             Penekanan pada Memobilisasi Kapasitas Modal Manusia Lokal Secara Otentik             Meritokrasi vs Kabilisme             Kendalikan Harga Pangan untuk Menekan Inflasi             Utang Semakin Besar, Kemampuan Membiayai Pembangunan Berkurang             Perhatikan Belanja Non K/L yang Semakin Membesar             GBHN Isu Elite Politik Saja             Kepentingan Politik Lebih Menonjol